Jumat, 24 April 2026

Pilkada Bontang

KPU Resmi Tetapkan Adi Darma dan Neni Moerniaeni sebagai Calon Walikota

rapat pleno penetapan berlangsung singkat, mulai pukul 09.00 hingga pukul 10.30 Wita. Tidak terlihat pengamanan berlebih dalam proses penetapan,

TRIBUNKALTIM.CO/UDIN DOHANG
Ketua KPU Bontang Suardi diapit Ketua Tim Pemenangan Paslon Adi Darma-Isro Umarghani dan Neni Moerniaeni-Basri Rase, mengumumkan penetapan kedua paslon di kantor KPU Bontang, Senin (24/8/2015). 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Udin Dohang

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) penetapan calon walikota dan wakil walikota Bontang yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang, Senin (24/8/2015), berlangsung lancar.

Dua pasangan bakal calon (Balon) walikota dan wakil walikota (Wawali) Bontang, Adi Darma-Isro Umarghani dan Neni Moerniaeni-Basri Rase, resmi ditetapkan sebagai calon walikota dan wawali Bontang.

Pengumuman penetapan kedua pasangan calon tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Bontang, Suardi, usai menggelar rapat pleno tertutup di kantor KPU Bontang, Jalan Awang Long, Bontang Utara.

Hadir dalam pleno tertutup ini, tim pemenangan kedua pasangan calon. Pasangan Adi-Isro diwakili oleh wakil ketua tim pemenangan Sudarsono dan sekretarisnya Rusbandi, sementara pasangan Neni-Basri diwakili ketua timnya, Imron bersama tim intinya.

Pantauan langsung TribunKaltim.co, rapat pleno penetapan berlangsung singkat, mulai pukul 09.00 hingga pukul 10.30 Wita. Tidak terlihat pengamanan berlebih dalam proses penetapan tersebut.

BACA JUGA: KPU Bontang Terima Suntikan Dana Pilkada Rp 22 Miliar

Puluhan personil polisi yang dikerahkan melakukan pengamanan terlihat santai berbaur dengan tim pemenangan dan simpatisan pendudukung kedua paslon.

Ketua KPU Bontang Suardi yang menggelar konfrensi pers usai pleno penetapan, mengumumkan terhitung mulai Senin (24/8/2015), pasangan Adi-Isro dan Neni-Basri, sudah resmi ditetapkan sebagai calon walikota dan calon wawali.

“Alhamdulillah, terhitung mulai hari ini, pasangan Adi Darma-Isro Umarghani dan Neni Moerniani-Basri Rase, ditetapkan sebagai calon walikota dan wawali,” ujar Suardi.

BACA JUGA: Nasdem Seksi, Jodoh Kawin Dengan Golkar

Ia menjelaskan, pasangan Adi-Isro diusung oleh gabungan 4 partai politik (Parpol) yakni partai Nasdem, PKS, Demokrat, dan PDIP, dengan total dukungan suara di DPRD sebanyak 9 kursi.

Sementara pasangan Neni-Basri yang maju lewat jalur perseorangan secara administrasi dinyatakan lolos sebagai kandidat dengan jumlah dukungan suara sebanyak 17.165 jiwa.

Selain itu, pasangan Neni-Basri yang notabene Anggota DPR RI dan DPRD Kota Bontang, menurut Suardi sudah menyertakan surat pernyataan pengunduran dari jabatannya.

“Kami sudah melakukan verifikasi administrasi dan meneliti berkas kedua pasangan calon secara detail, dan hasilnya semua sudah memenuhi syarat,” ungkapnya. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page  fb TribunKaltim.co  atau follow twitter  @tribunkaltim


Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved