Selasa, 12 Mei 2026

Wow, Karst Sangkulirang Mangkalihat Nominator 1 Situs Budaya Warisan Dunia

Keunikan kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat di Kalimantan Timur ternyata telah mampu menarik perhatian Unesco

Tayang:
TRIBUNKALTIM/ACHMAD BINTORO
Kepala BPCB Samarinda I Made Kusumajaya membuka acara sosialisasi dan FGD hasil Deliniasi Karst Sangkulirang-Mangkalihat di Samarinda, Minggu (25/10/2015) petang. 

Hasil penelitian ahli dari temuan kerangka manusia maupun gambar-gambar tangan di bagian atas sejumlah goa di karst Sangkulirang-Mangkalihat menunjukkan bahwa Sangkulirang pernah menjadi titik persimpangan diaspora masyarakat Indonesia dan rumpun bahasa Austronesia.

"Dari Sangkulirang inilah, masyarakat Indonesia yang ada saat ini berasal. Nenek moyang kita itu, dari utara, kemudian menyebar ke Maros dan berbagai daerah lain di Tanah Air, bahkan ke New Zeland dan Madagakar. Diaspora ini terjadi sejak 10.000 tahun lalu. Mereka meninggalkan jejak yang luar biasa, antara lain lukisan-lukisan tapak tangan di dinding-dinding goa yang hingga kini masih terjaga," jelas Made.

Karena itu keberadaan situs Sangkulirang sangat penting dan strategis untuk mengungkap bagaimana nenek moyang bangsa Indonesia itu menyebar ke pulau-pulau di kawasan Asia Pasifik.(bin)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved