Breaking News
Berangkat Pakai 30 Speedboat, 100 Orang Kepung Buaya yang Menyerang Samma
Sampai ditambak, 100 orang, termasuk keluarga dan pawang buaya, langsung menguras air yang ada di tambak tersebut.
Penulis: Junisah |
Namun warga tidak diperbolehkan masuk oleh petugas.
Warga Tarakan berkerumun di pintu masuk Kantor Polres Tarakan, Senin (1/2) pukul 19.30 Wita. Mereka ingin mengetahui wujud buaya yang menggigit Samma hingga meninggal dunia. (TRIBUN KALTIM / JUNISAH)
Menumpuknya warga mengakibatkan kemacetan kendaraan di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan Kantor Polres Tarakan.
Wiwik, seorang warga mengaku datang ke Polres Tarakan karena penasaran ingin mengetahui wujud buaya yang makan orang sampai meninggal dunia.
”Kepingin lihat buaya gedenya itu seperti apa. Karena tadi dikasih tahu teman ada buaya makan orang di Kantor Polres,” ujarnya sambil tersenyum.
Informasi yang dihimpun Tribun, buaya tersebut akhirnya ditembak polisi di Mapolres Tarakan. Jasadnya segera dikuburkan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/buaya-pemangsa-samma_20160201_224926.jpg)
