Rabu, 8 April 2026

Berita Eksklusif

Proyek Besar akan Berlangsung, Wali Kota Optimistis Ekonomi Tumbuh

Ada beberapa sektor yang mempengaruhi turunnya pertumbuhan ekonomi Balikpapan, diantaranya lesunya bisnis batu bara dan migas.

Penulis: Januar Alamijaya |
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Pesisir Kota Balikpapan yang akan dijadikan proyek coastal road. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -  Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengakui 2015 adalah tahun berat bagi Kota Balikpapan, terutama dari sisi perekonomian.

Contoh konkretnya, pertumbuhan ekonomi Balikpapan yang mengalami penurunan hingga 0,40 persen dibandingkan 2014.

Pada 2014 lalu pertumbuhan ekonomi Balikpapan berada di angka 4,67 persen, menurun pada akhir 2015 menjadi 4,28 persen.

"Iya kalau tahun 2015 memang angkanya menurun 0,40 persen dan itu lumrah karena banyak faktor baik secara nasional maupun Kaltim sendiri jadi turunnya 4,67 ke 4,28," katanya.

Ada beberapa sektor yang mempengaruhi turunnya pertumbuhan ekonomi Balikpapan, diantaranya lesunya bisnis batu bara dan migas yang selama ini menjadi andalan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Kaltim.

Baca: Tak Lagi Andalkan Sektor Migas, Ancaman PHK Karyawan pun Menanti

Suka tidak suka walaupun tak terkena imbasnya secara langsung, kelesuan sektor tambang batu bara dan migas secara otomatis memukul perekonomian Balikpapan yang banyak bersandar pada sektor jasa.

Misalnya saja turunnya arus penumpang melalui bandara atau turunnya tamu yang menginap di hotel-hotel Balikpapan.

"Kita ini terkena dampak ikutan karena harga minyak dan batu bara turun. Dampaknya arus penumpang, perhotelan ikut turun. Tapi lebih baik dibandingkan daerah lain," katanya

Memasuki 2016, Rizal masih optimistis angka pertumbuhan ekonomi Balikpapan akan membaik. Indikator utama sejumlah proyek besar yang akan berlangsung, seperti di kawasan industri Buluminung, proyek coastal road sampai rencana Pertamina meluaskan area kilang minyaknya.

Baca: Ekonomi Masih Lesu, Bisnis Rumah Mewah Anjlok

Khusus perluasan kilang ini, ia meyakini akan ada perekrutan tenaga kerja yang secara otomatis meningkatkan daya beli masyarakat dan menaikkan pertumbuhan ekonomi.

"Mungkin kita terbantu kalau ada kegiatan perluasan kilang minyak Balikpapan, kemudian coastal road sudah jalan dan saya kira 2016 ekonomi bisa naik harapan kita kembali ke 6 sampai 7 persen," katanya.

Pemerintah kota, lanjutnya juga tak tinggal diam berusaha menaikkan angka pertumbuhan ekonomi itu, misalnya dengan penambahan infrastruktur baru dan mempermudah izin, sehingga Balikpapan tetap menjadi daya tarik bagi investor. (*)

dan Klik Saja Follow @tribunkaltim serta Tonton Video YoutubeTribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved