Milisi Abu Sayyaf

Pemerintah Tak Larang Perusahaan Beri Tebusan tapi Tak Akan Bantu Fasilitasi

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengatakan pemerintah masih mengupayakan membebaskan 10 WNI melalui jalur dialog.

aljazeera/AP
Milisi Abu Sayyaf. Militer FIlipina bertempur melawan kelompok Abu Sayyaf, Sabtu (9/4/2016). 

"Untuk pasukan kita tidak memungkinkan oleh konstitusi Filipina untuk melakukan aksi di wilayah teritorial Filipina. Karena itu kita percayakan bahwa pembebasan sandera itu dilakukan otoritas di Filiphina apakah itu militer atau unsur yang lain‎," katanya.

Sebelumnya kelompok separatis Abu Sayyaf membajak kapal tunda (tugboat) Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12, Rabu (23/3/2016).

Kelompok bersenjata tersebut pun menyandera 10 ABK yang merupakan WNI.

Mereka meminta uang tebusan sebesar 50 juta peso atau Rp 14,3 miliar dengan batas akhir pembayaran 8 April lalu. (Nurmulia Rekso/ Taufik Ismail)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved