Rabu, 15 April 2026

Proyek Agung Podomoro Land Bikin Resah, BLH dan DPRD Bentuk Tim Pengawasan

Investasi proyek Borneo Bay City tidak secara langsung memiliki kontribusi kepada pemerintah atau masyarakat.

Penulis: tribunkaltim |
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Proyek pembangunan mal dan apartemen PT Agung Podomoro Land (APL) di kawasan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota dilihat dari udara. 

"Kalau ada pelanggaran ditemukan oleh tim nanti akan dirapatkan lagi. Namanya tim tidak bisa diputuskan sendiri. Kalau ada kesalahan kita bicarakan lagi apa tindakan yang perlu diambil," ujar Ketut Astana lagi.



Pertanyakan Izin
Komisi III DPRD Kota Balikpapan merespon keras keluhan warga RT 5, 6 dan 7 Kelurahan Klandasan Ilir Kota Balikpapan yang tidak ditanggapi PT Pandega Citra Niaga.

Dalam RDP yang digelar di Kantor DPRD, Selasa (24/5/2016) Komisi III kembali mempertanyakan izin yang telah dikeluarkan kepada pelaksana pekerjaan. Hal ini juga disebabkan adanya perubahan site plan dari site plan awal.

"Gedung belum jadi saja sudah dijadikan parkiran dijadikan bisnis, bangunan belum selesai dijadikan parkiran, ini hanya memikirkan bisnis saja tetapi tidak memikirkan keselamatan apabila runtuh masyarakat yang jadi korban. Terus sekarang ada 9 laporannya baru ada bertindak, saya mau lihat SKPD mana yang berani memberikan sanksi DPR akan memberikan dukungan " ujar anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan.

Haris juga menyinggung masalah keluhan masyarakat terkait jalanan yang kotor akibat ready mix yang berceceran.

Ia berpendapat jika ready mix sampai berceceran hal ini menandakan bahwa tidak sesuai dengan SOP. Belum lagi jam kerja yang melewati pukul 22:00 WITA atau sekitar 24 jam operasi kerja, padahal dalam perizinan pelaksanaan proyek tersebut dilaksanakan pada jam kerja hingga pukul 22.00 Wita.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi III Mauliddin . Menurutnya, hal-hal seperti ini tidak akan terjadi apabila pihak pelaksana pekerjaan tidak mengabaikan hal -hal kecil dan tetap menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik degan warga sekitar.

"Mohon maaf saja seumpamanya ada kejadian luar biasa karena siang aja bisa crane jatuh, apalagi kalau malam kalau ada kejadian seperti itu. Mau berinvestasi tetapi sementara nanti berakibat orang tidak mau lagi mau masuk ke Balikpapan karena K3 tidak bagus kepedulian dari instansi terkait kurang jadi tolong hal-hal yang begini perbaiki sikap ibu, " ujarnya. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved