Ramadhanku

Hadir di Long Apari dan Daerah Perbatasan Lainnya, Bankaltim Rela Merugi

BPD Kaltim atau Bankaltim semakin merambah daerah-daerah di pelosok Kaltim yang tak terjangkau oleh bank lain.

Hadir di Long Apari dan Daerah Perbatasan Lainnya, Bankaltim Rela Merugi
TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Bankaltim menggelar acara berbuka puasa bersama dengan awak media di Hotel Selyca Mulia, Senin (20/6/2016) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - BPD Kaltim atau Bankaltim semakin merambah daerah-daerah di pelosok Kaltim yang tak terjangkau oleh bank lain. Bahkan hingga ke daerah perbatasan di Kalimantan Utara.

Hal itu disampaikan Direktur Utama BPD Kaltim Zainuddin Fanani pada acara berbuka puasa bersama awak media yang digelar di Hotel Selyca Mulia, Senin (20/6/2016).

"Ini suatu kebanggaan bisa berkumpul kembali bersama teman-teman media. Meskipun hanya setahun sekali, tetapi kebersamaannya sangat terasa. Media itu sudah kami anggap sebagai sahabat, bukan sekadar mitra. Kalau sahabat itu tak ada batasnya, sementara mitra kadang kala ada hitungannya. Ada cost dan benefit-nya," ujar pria yang menakhodai BPD Kaltim hingga 2019 mendatang.

Baca: Nuzulul Quran jadi Momentum Bankaltim dan FKLJK Beri Kontribusi pada Pembangunan Daerah

Zainuddin juga menjelaskan tentang keberadaan Bankaltim.

"Kami sudah hadir di Kaltara, seperti di Long Apari, Sebatik dan lainnya. Ini sebagai langkah untuk memajukan pembangunan, karena biasanya jika bank sudah masuk ke suatu daerah, maka perekonomian akan jalan cepat dan berimbas pada kualitas hidup masyarakat," ujarnya.

Adanya berbagai rintangan dalam mewujudkan langkah BPD masuk ke perbatasan dan daerah-daerah luar lainnya diungkapkan Zainuddin Fanani bukanlah suatu masalah. Meskipun hal itu berarti harus merugi.

"Sebenarnya tidak untung dan malah merugi. Tetapi kami tulus membangun karena memang itu yang jadi target kami," katanya.

Lebih lanjut, untuk target Gubernur Kaltim yang menginginkan adanya kantor Bankaltim pada tiap kecamatan di Kaltim Kaltara dijelaskannya sudah mencapai 80 persen.

Baca: Gairahkan Ekonomi Rakyat, 45 Pedagang Meriahkan Wisata Belanja Bankaltim

"Itu sudah 80 persen di Kaltim Kaltara. Bahkan di Kutai kartanegara sudah 100 persen. Mahulu sudah ada dua dan akan menjadi tiga. Kami usahakan bisa terus berkembang dan mencapai target yang diberikan," katanya.

Sementara itu untuk perkembangan usaha masyarakat di daerah-daerah, angka lumayan besar mencapai Rp 500 miliar disiapkan BPD Kaltim untuk sektor kredit masyarakat dalam berbagai aspek.

"Kami sudah membuat satu kebijakan khusus untuk 4 skema kredit, yakni sawit sejahtera, pangan sejahtera, tanah sejahtera dan perikanan sejahtera. Tahun ini kami alokasikan Rp 500 miliar," katanya. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved