Antrean Daftar BPJS
Ratusan Pendaftar Berebutan Tiap Hari, Warga Antre BPJS Sejak Subuh
Puluhan warga berdiri di balik pagar Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kamis (14/7/2016). Padahal waktu masih subuh.
Penulis: tribunkaltim | Editor: Amalia Husnul A
1. Beda Ruang Pendaftaran, Beda Situasi
Antrean di BPJS Kesehatan Kota Samarinda terlihat membludak, Kamis (14/7/2016). Hanya untuk mendapatkan nomor antrean saja, masyarakat harus menunggu tiga jam. (tribunkaltim.co/rafan a dwinanto)
Situasi berbeda, TribunKaltim.co temui di lantai 1 yang merupakan ruang untuk pendaftaran BPJS PNS/Polri/ataupun Badan Usaha. Meskipun penuh, kursi yang disiapkan ada dua kali lipat dari ruang Basement tempat BPJS Mandiri.
Selain kursi lebih banyak, ruangan tersebut juga ber-AC. Di tempat ini, petugas loket yang disiapkan juga lebih banyak, mencapai 4 orang.
“Saya di sini dari jam 09.00. Nomor antrean 87, tetapi baru terpanggil di nomor 56. Padahal ini sudah pukul 14.00,” ujar Wahyudin, warga yang mengantre di lantai 1 BPJS Kesehatan Samarinda.
Proses mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan dapat dilakukan sesuai dengan pekerjaan pendaftar. Jika karyawan swasta, proses mendaftar dapat dilakukan oleh bagian PSDM perusahaan.
BACA JUGA: Akhirnya, BPJS Kesehatan untuk TK2D Kutim akan Direalisasikan
Namun jika seseorang hendak melakukan sendiri, dapat langsung melalui Jalur BPJS Mandiri. Ada pula PNS/Polri, serta pegawai Badan Usaha Milik Negara yang ingin melakukan pengurusan jaminan kesehatan di BPJS Kesehatan.
Untuk pengurusan BPJS Mandiri di Kantor BPJS Samarinda, loket serta antrean warga dilakukan di lantai bawan/basement BPJS Kesehatan.
Basemen bersebelahan dengan tempat parkir kendaraan. Selain itu, di lantai satu juga dibuka pelayanan.
“Di BPJS Mandiri kami siapkan tiga loket untuk pendaftar, sementara untuk PNS/Polri/Badan Usaha, ada 4 loket yang tersedia,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Samarinda, Muhammad Fakhrizi, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (*)