Jumat, 10 April 2026

Antrean Daftar BPJS

Ratusan Pendaftar Berebutan Tiap Hari, Warga Antre BPJS Sejak Subuh

Puluhan warga berdiri di balik pagar Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kamis (14/7/2016). Padahal waktu masih subuh.

Penulis: tribunkaltim | Editor: Amalia Husnul A
tribunkaltim.co/nevrianto hardi prasetyo
Antrean pendaftaran BPJS Kesehatan di Kantor BPJS yang terletak di Jalan AW Sjahranie Kota Samarinda, Kamis (14/7/2016). Warga antre sejak Subuh supaya kebagian nomor antrean. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -  Puluhan warga berdiri di balik pagar Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kamis (14/7/2016). Padahal waktu masih subuh. Pukul 05.00 Wita.

Kantor BPJS yang terletak di Jalan AW Sjahranie Kota Samarinda itu pun belum buka. Dalam waktu satu jam kemudian, jumlah warga yang berkerumun sudah mencapai ratusan dan terus bertambah seiring waktu.

Pada pukul 07.30 kantor tersebut dibuka.Ratusan warga langsung berebut-rebutan menapatkan nomor antrean. Yang tak bersedia berebut dipastikan tidak memperoleh secarik nomor antrean, dan harus berjuang lagi pada hari berikutnya.

Pagi itu, beberapa warga yang tidak dapat nomor antrean beradu argumen dengan petugas BPJS. Rupanya, tiap harinya BPJS membatasi jumlah pendaftar di jalur mandiri hanya 150 orang. Debat pun tak terhindarkan.

Setelah berdebat cukup alot, petugas BPJS pun bersedia melayani warga yang sudah menunggu sejak dini hari.

"Hampir saja tadi pulang lagi karena tidak dapat nomor antrean. Untung ada bapak-bapak tadi yang protes. Jadi kita bisa dapat," ujar Mahda Oktavia, warga Jalan DI Pandjaitan, Samarinda.

BACA JUGA: Waduh. . . Hanya untuk Dapat Nomor Antrean Daftar BPJS Kesehatan Mahda harus Antre Tiga Jam

Untuk pendaftar mandiri, BPJS menggunakan lantai bawah atau basemen yang semula untuk tempat parkir, menjadi loket pendaftaran.

Warga terlihat mengisi formulir di berbagai sudut basemen. Selanjutnya, formulir tersebut dicek dua petugas.

Jika dinyatakan lengkap, pendaftar bisa langsung menyerahkan berkas tersebut kepada tiga petugas input.

Beberapa petugas BPJS lainnya terlihat sibuk mengarahkan warga. Ada pula petugas yang sibuk memberikan penjelasan kepada pendaftar.

Kedatangan Mahda bersama kakaknya ke BPJS hari itu merupakan yang kedua kalinya. "Kemarin, kami tidak dapat nomor antrean. Makanya datang lagi," ungkapnya.

BACA JUGA: Kunjungan Pasien yang Gunakan SKTM Menurun Drastis, Ini Penyebabnya

Menurut Mahda, bukan dia saja yang harus bolak-balik ke BPJS untuk mendaftar jadi peserta layanan kesehatan berasuransi, dan menunggu sejak pagi buta.

"Ada tadi bapak yang sudah enam kali bolak-balik sini. Kasihan bapak itu sakit stroke," kata Mahda Oktavi.

Selain untuk dia, Mahda juga mendaftarkan ibunya menjadi peserta BPJS. Mahda mengaku, tiap bulan ibundanya harus mengecek kesehatan jantung.

"Soalnya Ibu harus check up di RSUD AW Sjahranie. Nah yang mahal itu obatnya. Sampai Rp 500 ribu. Kan lumayan kalau pakai BPJS," ungkap Mahda dibenarkan kakaknya.

Sementara, Siti Nuraisyah harus menunggu selama empat jam lebih untuk bisa selesai di petugas pengecekan kartu antrean.

BACA JUGA: Tanpa NIK, BPJS Angkat Tangan Soal Pasien Panti Jompo

"Saya dari jam 06.00 sudah di sini. Dan baru jam 10.00 lewat selesai. Ini saya mau pergi dulu dan besok lanjut selesaikan," kata warga Jalan Pangeran Hidayatullah ini.

Nuraisyah mengaku hanya mengurus BPJS untuk diri sendiri. "Soalnya saya trauma ada keluarga yang berobat tapi tidak pakai BPJS, habisnya banyak sekali," tuturnya.

Situasi mengantre sudah berlangsung sejak awal Juni lalu.

Sejak itu, Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Samarinda diintegrasikan dengan BPJS Kesehatan. Wal hasil, masyarakat Samarinda berbondong-bondong mendaftarkan diri ke BPJS.

Antrean warga di lantai basemen tampak parah suasananya, karena nomor antrean yang dipegang malah sudah mencapai ratusan, saking sangat banyaknya pendaftar.

“Saya di nomor 362. Sampai sekarang masih belum selesai. Datang pukul 06.00, hingga pukul 14.00, masih belum selesai,” ujar Yuliana, warga mengantre di basement BPJS Kesehatan Samarinda. (*)

***
Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.
Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
Sumber: Tribun Kaltim
Halaman
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved