Rabu, 6 Mei 2026

Pascapenutupan Lokalisasi

Kisah PSK yang Tetap Praktik di Eks Lokalisasi, Sebenarnya Capek Kerja seperti Ini. . .

Tidak ada lampu-lampu genit dan suara musik karaoke atau disco mix dari pengeras suara yang saling adu suara di rumah-rumah bordil.

Tayang:
Penulis: tribunkaltim | Editor: Amalia Husnul A
tribunkaltim.co/aridjawana
Suasana di lokalisasi Manggarsari, Kota Balikpapan, Kamis (21/7/2016). 

Tarif short time Rp 150-300 ribu. Para PSK kebanyakan sudah meninggalkan tempat eks Lokalisasi Manggar Sari.

BACA JUGA: PSK Berkeliaran, DPRD Segera Panggil Dinas Sosial dan Sapol PP

Sinta (nama samaran), teman Atik mengungkapkan, dulu pengunjung pasti ramai karena ada lagu dan PSK-nya pun ramai.

"Ya, tergantung dari tawar-tawarnya berapa. Ada seratus lima puluh ribu dan dua ratus, lebih dan pokoknya macam-macam, lha. Kalau cantik pasti minta mahal. Dulu itu ramai, sekarang sepi, karena ceweknya berkurang karena sering dirazia tiap malam," cerita Sinta.

Atik, Sinta, dan kawan-kawannya yang masih mencari "makan" di eks lokalisasi Manggar Sari tidak bisa menampik kemungkinan mereka sudah enak bekerja di situ. Alasan Atik begitu frontal.

"Sudah ada juga umur-umuran di sini tidak ada yang mau berhenti. Enakan sudah cari uang. Kalau sudah terkumpul uang, saya tidak ingin bekerja seperti ini. Macam-macam orang dilayani, capek seperti ini, kiranya tidak capek kerja seperti ini, kalau lakinya baik-baik saja tidak apa-apa," jelas Mba Atik.

Ia pun tertawa lepas. Seperti mengejek dirinya sendiri. (tim)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved