Kamis, 16 April 2026

Milisi Abu Sayyaf

Setelah Dapat Uang Tebusan dari Pembebasan Sandera, Kelompok Abu Sayyaf Kaya Raya

Abu Sayyaf meraup sedikitnya 353 juta peso (US$7,3 juta) sekitar Rp 95 miliar dari uang tebusan penculikan-penculikan dalam enam bulan pertama tahun i

Editor: Amalia Husnul A
INQUIRER/RADYO
Kelompok bersenjata Abu Sayyaf. 

Laporan tersebut juga menyebut kelompok itu diperkirakan akan mengintensifkan serangan penculikan untuk mendapatkan tebusan di perairan yang sibuk sekitar Filipina bagian selatan, Malaysia dan Indonesia.

Serangan-serangan Abu Sayyaf terhadap kapal-kapal tongkang tahun ini dan penculikan awak-awak Malaysia dan Indonesia telah meningkatkan kewaspadaan keamanan di negara-negara tersebut, di mana para pejabat telah mencoba memetakan strategi untuk melindungi kapal-kapal komersial dan penumpang.

Baca: Waduh. . . Pemilik Toko Sandera Ramaja 14 Tahun yang Ia Tuduh Mencuri Kecap

"Pembayaran besar dari penculikan untuk tebusan memungkinkan ASG membeli senjata api dan amunisi," tulis laporan tersebut.

Dari estimasi 353 juta peso uang tebusan yang diterima Abu Sayyaf dari Januari sampai Juni, sejumlah besar dibayar untuk pembebasan 14 awak Indonesia dan empat awak Malaysia yang telah disandera di basis Abu Sayyaf di hutan provinsi Sulu, menurut laporan itu.

Militan-militan itu mendapatkan 20 juta peso ($413.000) dalam uang tebusan untuk pembebasan Marites Flor, perempuan Filipina yang diculik tahun lalu bersama dua warga Kanada dan seorang warga Norwegia dari resor pelabuhan di pulau Samal di wilayah selatan.

Para pejabat Filipina telah mengatakan mereka tidak tahu-menahu mengenai tebusan untuk Flor atau sandera lainnya, dan mereka terus mengadopsi kebijakan tanpa tebusan.

Baca: Sambangi Indonesia, Duterte Bersumpah akan Tangani Perompak Filipina

Para militan memenggal kepala dua warga Kanada tersebut setelah tenggat waktu tebusan habis.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mendesak pemerintah-pemerintah untuk tidak membayar tebusan agar penculikan serupa tidak terjadi lagi.

Sandera Norwegia, Kjartan Sekkingstad, dibebaskan bulan lalu setelah disandera selama satu tahun di hutan dan terus diancam akan dipenggal.

Sebelum pembebasan Sekkingstad, Duterte mengindikasikan dalam sebuah konferensi pers bahwa 50 juta peso ($1 juta) telah dibayarkan kepada para militan.

Militer Filipina telah mengatakan bahwa serangan militer yang konstan telah memaksa para militan untuk membebaskan para sandera mereka. [hd]

Sumber: VOA Indonesia

***

Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM

Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co

Dan bergabunglah dengan medsos:

Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved