Jumat, 24 April 2026

Berita Eksklusif

Harga Batu Bara Naik tapi Pengusaha Belum Bisa Tersenyum

Kapasitas produksi tambang-tambang menengah inilah yanag diharapkan bisa meraih produksi maksimal di tahun depan.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Kapal tongkang batu bara melewati Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur. 

"Fenomena harga ini mungkin baik untuk Kaltim. Tapi tidak begitu signifikan untuk Samarinda," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia (APBI) Samarinda Eko Priatno, Selasa (6/12/2016).

Komisaris PT Transisi Energi Satunama (TES) ini mengakui, naiknya harga membuat beberapa tambang meningkatkan produksi. "Yang masih beroperasi mulai meningkatkan produksi," katanya lagi.

Fenomena meningkatnya harga batu bara diakui Eko, membuat investor kembali melirik potensi industri emas hitam.

Beberapa tambang yang tak lagi beroperasi di Kota Tepian, mulai diakuisisi investor.

Baca: Harga Batu Bara Naik, Eits. . . Pengusaha Tambang tak Boleh Naikkan Produksi Seenaknya

"Ada beberapa tambang yang sudah diambil (investor). Saya lupa persisnya," ungkap Eko.

Namun, untuk mengakuisisi tambang di Samarinda, investor masih berpikir dua kali. "Yang pertama dilihat adalah berapa besar sisa cadangannya," kata Eko.

Membangkitkan tambang yang telanjur mati, lanjut Eko, sama sulitnya membuka tambang baru. Investor, lanjutnya, harus menyiapkan ulang infrastruktur kantor, peralatan tambang, hingga sumber daya manusia. Belum termasuk mengurus perpanjangan izin.

"Nah, investor bakal menghitung, apa semua biaya itu akan tertutup dengan hasil yang akan didapat. Sementara, cadangan batu bara di tiap tambang paling tinggal 30 persen. Dengan modal menambang 100 persen seperti buka baru," urainya.

Jika harga bertahan, dampaknya baru bisa dirasakan signifikan oleh pengusaha tambang, 2017 mendatang.

"Kalau tahun ini mungkin belum. Tapi tahun depan pasti mulai terasa," katanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved