Opini

Suami Istri adalah Pilar Penting, Menjaga Masyarakat Berawal dari Keluarga

Orangtua yang seharusnya membentuk anak untuk bersiap menjadi generasi yang membanggakan justru mengalami banyak keterpurukan.

Suami Istri adalah Pilar Penting, Menjaga Masyarakat Berawal dari Keluarga
INTERNET
Ilustrasi 

Oleh Winda Sari

Pengajar dan Aktivis di Muslimah Hizbut Tahrir Paser
whindasari25@gmail.com

Winda Sari
Winda Sari- Pengajar dan Pemerhati Remaja Aktivis Muslimah Hizbut Tahrir Tanah Grogot Provinsi Kaltim

KELUARGA idealnya adalah tempat bersemainya para calon generasi penakluk peradaban. Di keluargalah seharusnya para calon generasi itu didik dan dipenuhi setiap kebutuhan hidupnya.

Dan orangtua berperan besar dan penting dalam mendidik generasi tersebut.

Namun sayang, sungguh speechless (tak bisa berkata apa-apa) menyimak berita di media.

Orangtua yang seharusnya membentuk anak untuk bersiap menjadi generasi yang membanggakan justru mengalami banyak keterpurukan.

Banyak fakta yang mengungkapkan. Sebagai cotoh, KPK menangkap Wali Kota Cimahi nonaktif Atty Suharti Tochija (AST) dan suaminya, M Itoc Tochija (MIT), saat menerima transferan uang sebesar Rp 500 juta.

Baca: Suami Istri Berbeda Pandangan Politik, Bagaimana dengan Urusan Ranjang?

Penyuap mereka menjanjikan uang sebesar Rp 6 miliar. KPK bukan kali pertama mengusut pasangan suami istri (pasutri) yang terlibat korupsi.

Atty dan Itoc adalah pasutri kesekian yang harus berurusan dengan lembaga antirasuah itu. Bukan cuma itu mantan Bendahara Partai Demokrat, M Nazaruddin ditangkap di Kolombia, 8 Agustus 2011.

Saat itu ia diburu tim KPK karena terlibat kasus suap di Kemenpora dan Wisma Atlet. Adapun istinya, Neneng Sri Wahyuni, juga sempat kabur ke Malaysia.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved