Selasa, 28 April 2026

Pembongkaran Bangunan Bekas Lokalisasi

Dalam Satu Hari, Kompleks Lokalisasi LHB Km 17 Rata dengan Tanah

Kegiatan pembongkaran wisma eks lokalisasi terbesar di Kota Balikpapan tersebut menurunkan sedikitnya 900 personel dari tim gabungan.

Penulis: tribunkaltim | Editor: Amalia Husnul A
tribunkaltim.co/fachmi rachman
Tim gabungan dipimpin Walikota dan Wakil Walikota Balikpapanmerobohkan sedikitnya 44 unit wisma di Lokalisasi Lembah Harapan Baru Km 17, Karang Joang, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (8/2/2017). 

Kebijakan penutupan eks lokalisasi Km 17 telah dilakukan sejak Januari 2013 dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) Walikota mengenai penutupan lokalisasi Lembah Harapan Baru Km 17.

"Saat itu sudah selesai dan kami sudah beri tali asih kepada 173 orang penghuni barak dengan nilai sekitar Rp 600 juta. Dengan uang tersebut mereka bisa kembali ke kampung halaman atau beralih kegiatan lain," ujarnya.

Selain memberi waktu selama 3 tahun, sebelum pembongkaran pemkot juga memberikan surat peringatan hingga 3 kali, tapi juga tak diindahkan.

Baca: Penghuni Lokalisasi Km 17 Belum Mengetahui Ada Rehabilitasi

"Pembongkaran ini dilakukan supaya tidak ada lagi kegiatan protitusi yang faktanya masih dilakukan secara diam-diam," kata Rizal.

Ke depannya eks lokalisasi tersebut akan didirikan panti rehabilitasi untuk pecandu narkoba dan penampungan tuna wisma.

Usai pertemuan singkat, petugas Satpol PP langsung mendatangi satu persatu wisma untuk mengeluarkan barang milik warga.

Tak jauh dari lokasi dua ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum telah siap merobohkan 44 bangunan wisma eks lokalisasi tersebut.

Sementara ratusan personel gabungan, terdiri dari Satpol PP, Polisi dan TNI berjaga dan membantu mengevakuasi barang-barang milik penghuni wisma.

Tribun Kaltim Edisi Kamis 9 Februari 2017
Tribun Kaltim Edisi Kamis 9 Februari 2017 (tribunkaltim.co)

Ada pemandangan menarik dalam kegiatan pembongkaran wisma kemarin. Wakil Walikota Rahmad Mas'ud turun langsung ikut merobohkan wisma dengan mengendalikan sendiri mesin ekskavator.

"Kalau alat ini (ekskavator) saya biasa bawa, jadi tidak usah ditanya," kata Rahmad dengan senyuman khasnya.

Dikemukakan, lokasi pembongkaran memang milik pemerintah kora. Beberapa waktu sebelumnya sempat tertahan untuk dilakukan eksekusi.

Namun, komitmen membebaskan Kota Balikpapan dari praktik prostitusi, hari ini (kemarin) pembongkaran wisma lokalisasi diwujudkan.

Ia berharap dampak pembongkaran ini tak berlangsung lama dan tidak sampai menggangu perekonomian masyarakat.

Baca: VIDEO – Perempuan Ini Menangis Lihat Bangunan di Bekas Lokalisasi Dirobohkan

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved