Pembongkaran Bangunan Bekas Lokalisasi
Dalam Satu Hari, Kompleks Lokalisasi LHB Km 17 Rata dengan Tanah
Kegiatan pembongkaran wisma eks lokalisasi terbesar di Kota Balikpapan tersebut menurunkan sedikitnya 900 personel dari tim gabungan.
Penulis: tribunkaltim | Editor: Amalia Husnul A
"Salah satunya mungkin akan dijadikan tempat rehabilitasi, taman kota, termasuk jika ada usulan dari warga mau dijadikan apa.
Artinya kita hidupkan kembali lokasi ini, supaya warga tak merasa kehilangan dan bisa menjadi roda perekonomian baru bagi warga," jelasnya.
Rangkaian HUT
Kapolres Balikpapan AKBP Jeffry Dian Juniarta menyatakan telah menurunkan personel sebanyak 4 SSK lebih terdiri 2 SSK dari Polres Balikpapan, Setengah SSK dari Brimob dan 1 SSK dari Sabhara Polda Kaltim.
"Prinsipnya kami di sini membantu mengamankan kebijakan pemerintah kota dalam rangka pembongkaran lokalisasi Km 17.
Baca: Warga Merasa Memiliki Bangunan Wisma di Lokalisasi Lantaran Membeli dengan Cicil dan Bayar PBB
Tahun 2013 sudah pernah ditutup namun masih beroperasi jadi kami datang mengamankan. Kegiatan ini juga masuk rangkaian HUT ke 120 Kota Balikpapan," katanya.
Dalam apel sebelum kegiatan Jeffry menekankan kepada anggotanya untuk mengantisipasi adanya benda-benda berbahaya yang dapat mengganggu jalannya pembongkaran.
"Alhamdulillah hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Semua berjalan lancar, seperti yang kita dengar juga kuasa hukum sudah meminta warga tak menghalangi proses kegiatan, jika keberatan bisa melakukan gugatan lewat jalur hukum," ungkapnya.
Tak hanya dari kepolisian, unsur TNI juga terlibat dalam acara tersebut. Sesuai rencana dalam sehari seluruh bangunan yang sebelumnya telah ditandai sudah rata dengan tanah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pembongkaran-bangunan-bekas-lokalisasi-km-17_20170209_113114.jpg)