Kisah Anggota Pasukan Elit, Bernyali di Medan Perang tapi Meleleh Hatinya Ingat Keluarga
Bertugas di daerah konflik pada masa itu mengharuskan dirinya siap adu tembak dengan kelompok militan Aceh.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Serka Giatna selaku Rope Master Kopaska memberikan arahan kepada anggotanya sesaat sebelum melakukan latihan.
Biasanya Istri dan ketiga anaknya sudah menanti dirinya saat pulang dari tugas yang diberikan negara kepada dirinya.
"Yang paling kecil itu biasanya langsung gendong saya," ungkapnya.
Danlanal Balikpapan Kolonel Laut (p) Irwam S.P Siagian mengungkapkan LKO tersebut melibatkan Kapal perang, yakni KRI Pandrong-801 (FPB class), KRI Teluk Banten, KRI Hasan Basri-382 dan KRI Lambung Mangkurat-374 lalu kapal Sigma Class KRI Frans Kaisiepo-368, pesawat udara CN-235 sebagai unsur Patroli Maritim, lalu penerjunan pasukan katak menggunakan helikopter.
"Pasukan Katak yang sudah barang tentu akan berperan sebagai penindak didalam kegiatan latihan tersebut," ungkapnya. (*)
Berita Terkait