Selasa, 28 April 2026

Film Baru

Pengabdi Setan Jadi Perbincangan, Film Horor Indonesia Terbaik, Mau Nonton Juga?

Film ini dinanti banyak penggemar film horor. Sinema horor ikonis lawas 'Pengabdi Setan' kembali dibangkitkan oleh Joko Anwar

Youtube/Screenshots

TRIBUNKALTIM.CO - Kamis (28/9/2017) kemarin sebuah film bergenre horor rilis di bioskop-bioskop Indonesia.

Film tersebut merupakan remake dari film yang telah dirilis tahun 1980 silam.

Disutradari oleh Sisworo Gautama Putra, film ini terkenal sampai di dunia internasional pada masanya.

Film ini dinanti banyak penggemar film horor. Sinema horor ikonis lawas 'Pengabdi Setan' kembali dibangkitkan oleh Joko Anwar.

(Youtube)

Baca: VIDEO - Emak-emak dan Mamah Muda Berantem di Tengah Jalan Karena Senggolan Motor

Baca: Ingat Veri AFI 1? Kini Penampilannya Bikin Cewek-cewek Gagal Fokus

Pada film produksi Rapi Films tersebut menceritakan kisah keluarga yang digentayangi oleh ibu yang telah wafat.

Keluarga ini adalah keluarga kaya, tapi jauh dari agama. Setelah kematian sang ibu, keluarga ini mendapat musibah.

Sang Ibu, Mawarti, meninggalkan seorang ayah bernama Munarto yang hanya peduli kehidupan bisnis, serta satu putra yang pendiam bernama Tomi dan putri bernama Rita yang kecanduan pesta.

Ada juga satu pembantu bernama Pak Karto yang taat agama dan sudah sakit-sakitan yang hidup bersama mereka.

Poster Film Pengabdi Setan tahun 1980
Poster Film Pengabdi Setan tahun 1980 (wikipedia.org)

Baca: Wow. . . Bupati Kukar Rita Widyasari Diduga Terima Rp 6 M dari Abun

Kini, Rapi Films menggandeng rumah produksi raksasa Korea Selatan CJ Entertainment untuk membangkitkan kembali kisah keluarga yang diteror oleh hantu sang ibu.

Joko Anwar tidak hanya berperan sebagai sutradara, tapi juga penulis skenario.

Pengabdi Setan menjadi kisah yang tak berhenti meneror penonton selama 107 menit. Meski sesekali dibumbui dengan drama keluarga, unsur mengagetkan (jumpscare) dari film ini tetap membuat merinding.

Dilansir dari cnnindonesia.com, kisah dibuka dengan masalah finansial keluarga Rini (Tara Basro) yang kehabisan uang untuk biaya pengobatan sakit sang ibu (Ayu Laksmi). Penyakit yang begitu parah membuat ibu Rini tak mampu menggerakkan tubuhnya dan hanya berbaring di tempat tidur. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved