Kamis, 9 April 2026

Rabu Terakhir Bulan Safar, Inilah Tradisi Rebo Wekasan yang Diyakini Sebagian Masyarakat

Sebagian kalangan masyarakat meyakini Rabu terakhir bulan Safar sebagai hari yang sakral.

Editor: Amalia Husnul A
doaharian.info
Ilustrasi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini adalah Rabu terakhir di bulan Safar.

Safar adalah nama bulan kedua dalam kalender Islam atau kalender Hijriyah yang berdasarkan tahun Qomariyah (perkiraan bulan mengelilingi Bumi).

Safar berada diurutan kedua sesudah bulan Muharram.

Baca: LIVE STREAMING - Tribute to Choirul Huda, Indonesia All Star Vs Persela Lamongan, Tak Tayang di TV

Baca: Lagi Ritel Berguguran, Kini Toko Zara di Australia Bakal Segera Tutup

Baca: Subhanallah, Al Quran Ditemukan Masih Utuh di Puing Sisa Kebakaran Besar Samarinda

Sebagian kalangan masyarakat meyakini Rabu terakhir bulan Safar sebagai hari yang sakral.

Masyarakat mengenalnya sebagai Arba Mustamir.

Di sebagian masyarakat Banjar, tradisi memperingati Arba Mustamir pun masih dilakukan hingga saat ini.

Baca: Persiapan Pra Porprov, Ratusan Atlet Tarung Derajat Lakukan Tes Kesehatan

Baca: Tak Ada izin, Anies Bongkar Tembok Hotel di Bantaran Kali Krukut

Baca: Setya Novanto Absen Lagi di Pemeriksaan KPK, Sekarang Pakai Alasan Ini

Di sebagian kalangan masyarakat Banjar, bulan Safar dianggap sebagai “bulan sial, bulan panas, bulan diturunkannya bala, dan bulan yang harus diwaspadai keberadaannya”.
Karena pada bulan Safar dianggap segala penyakit, racun, dan hal-hal yang berbau magis memiliki kekuatan yang lebih dibanding pada bulan lainnya.
Dalam anggapan masyarakat kesialan bulan Safar akan semakin meningkat jika ketemu dengan Arba’ Musta’mir.
Selain di sebagian kalangan masyarakat Banjar, tradisi Arba Mustamir juga dikenal di sebagian kalangan masyarakat Jawa.
Di sebagian kalangan masyarakat Jawa, Arba Mustamir dikenal dengan nama Rebo Wekasan.
Rabu Wekasan, Rebo Wekasan, atau Rebo Pungkasan adalah nama hari Rabu terakhir di bulan Safar pada Kalender lunar versi Jawa dikutip dari Wikipedia.

Baca: Redakan Batuk dengan Oleskan Balsam Hangat di Kaki, Benarkah Efektif?

Baca: Astaga, Takut Tertangkap, Kurir Simpan Sabu di Tali Celana Dalam

Baca: Warung Ini Promo Makan Gratis untuk Mahasiswa Tingkat Akhir, Wajib Bawa Skripsi yang Dicoret-coret

Pada hari ini biasanya dimulainya rangkaian Upacara Adat Safaran yang nanti akan berakhir di Jumat Kliwon bulan Maulid (Mulud).
Seperti upacara Sedekah Ketupat dan Babarit di daerah Sunda kecamatan Dayeuhluhur ,Kabupaten Cilacap.
Keistimewaan hari ini adalah karena inilah satu satunya hari yang tidak tergantung pada hari pasaran dan neptu untuk melakukan suatu upacara adat.
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved