Breaking News
Rabu, 17 Juni 2026

Pilgub Kaltim 2018

Safaruddin: Saya yang Minta Rusmadi Maju

“Isu-isu kriminalisasi itu tidak benar. Ini adalah pasangan yang ideal. Perpaduan teknokrat dengan penegak hukum,” ucapnya.

Tayang:
TRIBUN KALTIM / ANJAS PRATAMA
Rusmadi (tengah) 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Deklarasi pasangan Rusmadi-Safaruddin akhirnya digelar di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Selasa (9/1/2018).

Kompak kenakan baju putih serta kopiah hitam, didampingi beberapa pengurus PDIP dan Hanura, keduanya memaparkan niat mereka untuk maju sebagai KT 1 dan KT 2 menuju Pilkada Kaltim 2018.

“Akhirnya DPP PDI Perjuangan dan Hanura mengusung kami pasangan Rusmadi-Safaruddin. Ini adalah sebuah karunia. Niat tulus ikhlas memajukan bumi etam, dengan tagline Kaltim Bermartabat,” ucap Rusmadi.

Adanya isu kriminalisasi yang selama ini beberapa kali mencuat kepada pasangan Rusmadi, yakni Safaruddin, ikut dibantah dalam pertemuan tersebut.

“Isu-isu kriminalisasi itu tidak benar. Ini adalah pasangan yang ideal. Perpaduan teknokrat dengan penegak hukum,” ucapnya.

Baca juga:

Begini Rencana Seremoni Pendaftaran Hasdam-Nusyirwan ke KPU Kaltim

Banyak yang Ingin Dirinya Berpasangan dengan Rizal, Begini Komentar Jaang

Jaang-Ferdian Akan Daftar ke KPU Usai Shalat Maghrib

Optimistis Menangi Pilgub, Begini Hitung-hitungan Tim Rusmadi-Safaruddin

Jaksa Tolak Dampingi Proses Pengadaan Alkes

Latihan Hari Kedua Borneo FC di Jogja, Ini Program yang Diberikan

Sementara itu, Safaruddin, yang duduk sebelah Rusmadi ikut ambil bicara dalam deklarasi keduanya tersebut.

"Saya kira akhir, dan ini keputusan yang harus kami jalankan. Banyak yang tanya, bapak ini mau jadi Gubernur atau Wagub. Saya serahkan kepada partai yang mengusung. Kemarin sudah diputuskan PDIP dan Hanura, Pak Rusmadi jadi Gubernur dan saya jadi Wagub. Saya sampaikan bahwa itu tak ada masalah. Saya tak ambisius jadi Gubernur,” ucapnya.

Hal ini kemudian dibenarkan lagi oleh Rusmadi.

“Pak Safaruddin ini legowo orangnya. Ini harus diapresiasi. Bagi kami Cagub dan Cawagub itu jabatan, Yang kami depankan adalah amanah. Kami tidak berebutan, siapa Cagub dan Cawagub,” katanya.

Lebih lanjut, Rusmadi ikut menjelaskan kembali soal adanya pengunduran dirinya beberapa waktu lalu. .

“Dalam perjalanan, ada situasi yang memang, terkesan tangan Tuhan yang hadir. Tanggal 4 Januari sebenarnya saya resmi tak melanjutkan. Tetapi doa relawan, masyarakat meminta saya ikut maju, pada akhirnya membuat DPP PDIP dan Hanura akhirnya tugaskan saya maju ke Pilkada 2018,” ucapnya.

Kesan terlihat plin-plan juga ikut dijelaskan. Bahkan Safaruddin sendiri yang menjawab hal tersebut.

“Saya yang minta kepada Pak Rusmadi. Kalau Pak Rusmadi tak maju, saya yang mundur,” ucapnya.

Mundur Sebagai Sekda

Keputusan majunya Rusmadi di Pilkada 2018, otomatis membuat dirinya mundur dari jabatan Sekda yang saat ini dijabatnya.

Keputusan mundur ini, akan dilakukan per hari ini, melalui surat resmi kepada Gubernur Kaltim.

“Besok pada saat mendaftar, saya sudah akan mengundurkan diri. Surat pengunduran diri sudah siap. Surat pengunduran diri sebagai PNS,” ucapnya.

Terkait pengunduran dirinya tersebut, membuat dirinya harus beberapa kali meminta izin kepada Gubernur, baik secara informal maupun non formal kepada Awang.

Pasalnya, Awang sempat menyatakan bahwa dirinya belum menerima pengunduran diri Rusmadi tersebut.

“Sejak saya mendaftarkan diri, kawan-kawan kan tahu, itu dokongan dari masyarakat, dan yang kencang mendorong juga adalah Pak Gubernur," ujarnya.

Baca juga:

Pasien Difteri Kian Bertambah, RSUD Mulai Kewalahan Siapkan Ruangan Isolasi

Safaruddin Makin Pede, Legowo jadi Nomor Dua, Ini Alasannya . . .

Simak, Inilah Sederet Potret Kunjungan Jokowi ke Pantai Numberala Rote Ndao NTT

Disebut Pesepakbola Tajir karena Harta Keluarga, Pemain Ini Punya Hewan Peliharaan yang Tak Biasa

Evan Dimas dan Ilham Udin Akhirnya Bergabung, Begini Tanggapan Kelompok Suporter Selangor FA

Sudah Dinanti-nanti, Akhirnya Usain Bolt Dapat Kabar Gembira dari Borussia Dortmund

"Saat saya mendaftarkan diri, tanggal 13 Juni 2017, ke PDIP dan Nasdem, didampingi oleh Pak Awang Faroek. Sebelum berangkat ke Jakarta, karena diminta oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, saya izin (ke Awang Faroek), dan saya sampaikan saya maju sebagai calon Gubernur. Tadi pagi juga usai tiba di Samarinda subuh hari, juga saya sampaikan kepada Gubernur, bahwa saya izin maju ke Pilkada 2018. Saya akan laporkan resmi besok. Saya sudah siapkan, karena ini formal, akan sampaikan ke Gubernur. Tetapi, secara informal sudah saya sampaikan,” katanya.

Bagaimana tanggapan Awang saat pertemuan informal hari Selasa kemarin juga ikut disebutnya.

“Tanggapan, beliau bilang, bahwa nanti akan bertemu,” ucap Rusmadi.

Sementara Safaruddin, sedikit berkelakar saat ditanya awak media terkait pengunduran dirinya. Pasalnya, ia memang sudah memasuki masa pensiun.

“Saya pensiun. Memang sudah waktunya pensiun. Apalagi. Tak disuruh mundur, tetap mundur sendiri,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
Live
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved