Optimalkan Pemanfaatan Gedung Klandasan, Dishub Persiapkan Dua Bus Penghubung
Disediakan bus penghubung supaya mereka yang parkir di Gedung Klandasan bisa terangkut ke lokasi tujuan menggunakan bus.
Penulis: Budi Susilo |
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Upaya memaksimalkan pemanfaatan Gedung Klandasan yang ada di Jalan Jenderal Sudirman Kota Balikpapan terus diupayakan.
Gedung yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah kota ini dipercaya bakal menjadi satu di antara sumber pendapatan asli daerah. Melalui Dinas Perhubungan, gedung akan akan dilengkapi dengan bus penghubung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, kepada Tribunkaltim.co melalui sambungan telepon seluler, menuturkan, pendirian Gedung Klandasan fungsinya bukan sebatas lahan parkir, namun akan dilengkapi fasilitas seperti pusat kuliner dan ruang pertemuan.
Melengkapi gedung Klandasan, akan diberi bus penghubung. Warga masyarakat bisa menaruh kendaraan bermotornya di Gedung Klandasan lalu nanti untuk ke suatu tempat akan diantar oleh bus penghubung.
Harapannya, akan banyak yang memarkirkan kendaraan di gedung akan memberi pemasukan tambahan bagi Pendapatan Asli Daerah, yang selama ini pendapatan dari sektor perparkiran tidak tergarap secara tersistem.
“Kita lihat lagi fungsi awal Gedung Klandasan itu untuk apa. Bukan sekedar untuk parkir saja. Tentu saja untuk menunjangnya diberikan kelengkapan lainnya. Bus penghubung dihadirkan,” ujarnya pada Minggu (11/2/2018) siang.
Sementara ini, tahap pengadaan bus penghubung baru sebatas perencanaan. Teknis pelaksanaan tetap ditargetkan di tahun ini. Langkah awal, bus penghubung akan tersedia sebanyak dua unit.
Pengadaan akan diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kota Balikpapan. Bentuk bus yang akan disediakan pun nanti akan mengambil yang ukuran sedang, tidak berukuran besar seperti bus antar provinsi.
Baca juga:
Setelah Ungkap Skandal Sabu Sandal, Kini Polisi Amankan Pelaku Sabu Sepatu
Belum Dapat Pelanggan, Dua Waria Ini Malah Diamuk Warga
Pemilik Kapal Kayu Temui Pejabat Malaysia, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi
“Pengadaan bus membutuhakan biaya sekitar kurang lebih Rp 400 juta per unit. Anggaran rencananya sudah disiapkan di triwulan kedua, untuk di tahun 2018 ini,” ungkap pria berkacamata ini.
Menurutnya, pengadaan bus penghubung di Gedung Klandasan untuk memudahkan warga untuk menjangkau lokasi parkir yang ideal dan aman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gedung-klandasan_20180211_213953.jpg)