Pilgub Kaltim 2018
Penampungan Ikan Terbatas, Atap Bocor, Ini Komentar Safaruddin di TPI Manggar
"Peralatan melaut harus standar. Pakai pelampung, cek benar kondisi kapal, karena anak dan istri mereka menunggu di rumah," kata Safaruddin.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani |
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tak bisa dipungkiri ikan jadi makanan paling banyak dikonsumsi masyarakat di daerah yang berbatasan dengan laut.
Seperti di Balikpapan, dari data yang dihimpun dalam sehari sekitar 36 ton ikan didistribusikan melalui 3 Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di kota minyak. Di antaranya, TPI Klandasan, TPI Kampung Baru dan TPI Manggar
Jika dihitung, rata-rata setiap hari TPI mengelola 12 ton hasil laut. Sebabnya itu diperlukan perhatian khusus kepada tempat penyortiran ikan dari nelayan ke masyarakat tersebut.
Calon Wakil Gubernur yang diusung PDIP dan Hanura, Safaruddin tak ketinggalan menyorot tempat pengelolaan hasil laut tersebut di Balikpapan.
Baca: Zuhdi Yakin Ulang Kesuksesan Menangkan Jokowi, 90 Persen Suara Balikpapan Untuk Rusmadi-Safaruddin
Baca: Nusyirwan Jatuh Sakit, Pasangan Rusmadi-Safaruddin Langsung Beri Komentar Begini
Baca: Banjir di Jalan MT Haryono Balikpapan Disorot Rusmadi-Safaruddin, Bagaimana Solusi Mereka?
Minggu (25/2/2018) ia berkunjung ke salah satu TPI di kawasan Manggar, Balikpapan Timur.
Safaruddin mengatakan perlu pembenahan mulai dari infranstruktur bangunan, pun dengan sarana-prasarana berbasis teknologi dan modern.
"Menghadapi era kekinian yang serba cepat, diperlukan peralatan yang berbasis teknologi. Sehingga memudahkan para nelayan dan pedagang mengelola hasil tangkapan mereka di laut," katanya.
Dalam kunjungannya, Safaruddin melihat bangunan TPI Manggar yang atapnya bocor, lahan parkir kecil, dan tempat penampungan ikan yang terbatas.
Mantan Kapolda Kaltim tersebut berjanji akan membenahi hal tersebut bila terpilih jadi Wagub Kaltim 2018-2023.
Di hadapan keluarga nelayan, Safaruddin mengingatkan agar para bapak yang melaut harus memperhatikan aspek keselamatan diri.
Lantaran, dalam beberapa bulan belakangan terjadi kecelakaan di laut yang menyebabkan nelayan tenggelam hingga meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rusmadi-safaruddin_20180225_193717.jpg)