Tragedi Tumpahan Minyak di Balikpapan
Setelah Dishalatkan di Rumah Duka, Sutoyo Dimakamkan di Sepaku
Jenazah almarhum Sutoyo rencananya akan dibawa ke jalan Sepaku, Seberang melalui jalur darat kilometer 38.
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Aditya Rahman Hafidz
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Setelah dishalatkan di rumah duka, jenazah almarhum Sutoyo - korban tewas akibat tumpahan minyak di Teluk Balikpapan - akan dibawa ke Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (3/4/2018) pukul 16.00 Wita.
Dimakamkan di sana lantaran keluarga besarnya bermukim di Sepaku.
Menurut Ketua RT 35 Gunung Empat, jenazah almarhum Sutoyo rencananya akan dibawa ke jalan Sepaku, Seberang melalui jalur darat kilometer 38.
Perjalanan membutuhkan waktu sekitar dua jam setengah.
Baca: BREAKING NEWS - Jenazah Korban Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan Tiba di Rumah Duka
Ketua RT di lingkungan perumahan Pertamina yang tidak mau disebutkan namanya tersebut, menuturkan, Sutoyo tinggal di rumah dinas, berdua bersama saudara kandungnya.
"Di sini tinggal sama kakaknya," ujar Ketua RT 35.
Kakak Sutoyo, kerabat, dan rekan kerja termasuk ketua RT ikut mengantarkan jenazah sampai ke tempat peristirahatan terakhirnya di Sepaku.
Baca: Begini Sebutan Aliran Uang Proyek untuk Bupati hingga Legislatif di Kabupaten Kukar
Ketua RT menuturkan, bahwa Sutoyo semasa hidupnya adalah orang yang baik dan suka menolong.
"Semasa hidupnya, beliau bagus. Di lingkungan masyarakat maupun pekerjaan dia orangnya ringan tangan. Kebetulan dia juga kerja di dalam, di kilang," tuturnya.
Baca: Besan Presiden Jokowi Meninggal Dunia, Ini 4 Fakta Tentang Ayahanda Selvi
Menurut kabar beberapa info dari rekan-rekannya, Sutoyo pergi memancing dan perahu sempat mogok.
"Mungkin sampeyan sudah pernah dengar, sebelumnya pada saat kejadian beliau mau mancing. Tapi entah apa dan bagaimana, perahunya mogok, info dari teman-teman," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jenazah-korban-tragedi-tumpahan-minyak_20180403_185957.jpg)