Jalan Batu Besaung Rusak Parah dan Amblas, Warga 8 RT Gelar Aksi Damai
Jalan merupakan akses utama mendukung semua kegiatan warga yang harus layak bisa dinikmati demi mendukung kegiatan perekonomian.
Penulis: Nevrianto |
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Nevrianto HP
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jalan merupakan akses utama mendukung semua kegiatan warga yang harus layak bisa dinikmati demi mendukung kegiatan perekonomian.
Bila jalan rusak parah, amblas, becek berlubang di maka warga yang merasakan perlu menyampaikan keluhan dan aspirasinya supaya didengar pemerintah.
Seperti yang dilakukan puluhan warga jalan Solong Durian, Batu Besaung, dan Poros Batu Besaung.
Mereka menyampaikan aspirasi dengan turun ke jalan Batu Besaung di tanjakan dekat Pusat Layanan Autis Samarinda dengan kondisi jalan rusak.
Baca: Tayang Hari Ini! Avengers: Infinity War, Ketika Para Superhero Melawan Mati-matian Musuh Bersama
Ketua RT 41 Batu Besaung, Agus Aini ditemui TribunKaltim.co, Rabu (25/4/2018) mengutarakan warga sering rapat menyatukan suara membahas jalan rusak .
"Kami sering sampaikan kondisi jalan ke pihak kelurahan, ke Musrenbang kemudian menyurati ke pemprov tapi tidak ada tanggapan. Sampai sekarang sejak kondisi dari jalan agregat, kemudian diaspal, rusak, kemudian dicor, dan kembali rusak," ujar Agus.
Baca: Babak Pertama, Persiba Tahan Imbang Kalteng Putra
Agus menambahkan, warga yang mengeluhkan jalan rusak terdiri dari 8 RT yaitu RT 26, 28, 41, 34, 29, 30, 31, dan 32.
Agus menunjukkan 4 dari 6 titik terparah kerusakan jalan di kawasan RT 41 Jalan Batu Besaung dan Jalan Poros Batu Besaung.
"Ditinjau dari jalan rusak di depan Pusat Layanan Autis, kondisi jalan diaspal, tampak rusak parah warga sering jatuh, termasuk para tamu saya yang hendak ke rumah," tuturnya.
Baca: Di Usia Pernikahan ke Berapa Pasangan Merasa Lebih Bahagia?
Kemudian di jalan turunan Batu Besaung ada 2 titik jalan kembali rusak parah.
Ada bebatuan yang ditumpuk dipinggir badan jalan, bahkan yang terparah, kondisi jalan Poros Batu Besaung yang dicor retak, amblas sampai jalan tanjakan menuju Berambai.
"Ada yang menyumbang batu tanah latrit ditaruh menggunung di tepi jalan, tak sedikit juga pengendara bermotor jatuh," tambahnya.
Baca: Mendadak, Angin Puting Beliung Porak-porandakan Rumah Warga di Yogyakarta
Saat mengikuti aksi mulai pukul 08.00 - 11.00 WITA, dipantau 10 anggota Polsek dan Kapolsek Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna, Camat Samarinda Utara, Ramdhani, Agus berharap jalan Batu Besaung hingga jalan Poros Batu Besaung segera mendapat perbaikan dari Pemprov.
"Aksi kami damai, sebelumnya sudah berkumpul dan lapor ke kelurahan secara lisan maka warga turun ke jalan menuntut kebijaksanaan pemerintah untuk menangani jalan pemerintah provinsi karena ini jalan dilewati warga
tampak seperti kolam ikan tidak layak disebut jalan provinsi, masak kalah dengan jalan gang, di daerah di Kalimantan Timur maupun di Indonesia jalan provinsi patut di perhatikan,"ungkapnya.
Baca: Laga Persib Vs Persija Terancam Diundur, Polisi Khawatirkan Hal Ini
Sunarti dan Herni, Warga RT 41 pun ikut mengeluh.
"Kondisi jalan begini jadi khawatir, apalagi hari ini kondisi cuaca hujan , karena banyak yang terjatuh, kapan jalan kita diperbaiki," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jalan-poros-batu-besaung_20180425_205723.jpg)