Selasa, 21 April 2026

Sudah Digunakan Dua Kali, Ini Sisa Dana Tanggap Darurat Kota Samarinda

Seperti longsor, warga akan mendapatkan bantuan menyewa rumah selama 3 bulan, biaya pembersihan, serta biaya transportasi.

TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Simulasi penanggulangan bencana longsor di jalan Kakap, RT 6, Sei Dama, Kamis (26/4/2018). 

Sedangkan banjir, akan disalurkan dengan pemberian logistik, dan keperluan korban banjir.

Sementara itu, terkait dengan wabah penyakit, pihaknya memberikan dana tanggap darurat tersebut ke Dinas Kesehatan, guna dapat dipergunakan sesuai kebutuhan.

Baca juga:

Tambang Dalam Kota dan Banjir Jadi Isu Debat; Paslon Saling 'Serang' Program

Meski Terjadi Divestasi, Freeport McMoRan Tetap Ingin Jadi Pengendali Bisnis dan Kebijakan Keuangan

Masuk Bursa Kandidat Terfavorit Gantikan Wenger, Joachim Loew Masih Ragu ke Arsenal?

"Bentuknya tergantung kebutuhan dan bencananya. Kalau dana tersebut habis, kita bisa meminta bantuan ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat," tuturnya.

Hendra AH menjelaskan, dirinya tidak memungkiri bahwa sarana dan prasarana BPBD Samarinda masih kurang.

Namun selama ini pihaknya cukup terbantu dengan banyaknya anggota relawan yang membantu jika terjadi musibah.

"Walau kurang, kita tetap maksimalkan. Dan selama ini sering dibantu oleh relawan," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved