Kapolres Bantah Anggotanya Gantung Diri, Warga Sempat Dobrak Kamar Aipda WS
Namun, di pertengahan perjalananan mantan anggota Reskrim Polres Balikpapan tersebut menghembuskan nafas terakhir.
Penulis: tribunkaltim |
Samuda mengatakan, sebelumnya Aipda WS dikabarkan telah mengidap penyakit usus buntu, yang juga dialami oleh anaknya, dan diketahui almarhum sudah 2 bulan belakangan tidak masuk kerja di Polsek Balikpapan Utara lantaran sakit yang dideritanya.
Warga lainnya mengatakan bahwa Aipda WS diduga gantung diri karena depresi lantaran penyakitnya yang tak kunjung sembuh. "Depresi mungkin ya, sebelumnya sudah sakit-sakitan juga," ujar warga sekitar yang tak menyebutkan namanya.
Samuda menuturkan, semasa hidupnya, Aipda WS dikenal sebagai orang yang baik dan ramah terhadap tetangga sekitar. "Baik betul kok mas, orang-orang sini juga bilang baik aja dia itu. Ramah tamah orangnya," jelas Samuda.
Aipda WS dimakamkan di pemakaman muslim jalan Soekarno Hatta km 8, Balikpapan Utara, diiringi oleh anggota kepolisian, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan warga setempat, sekitar pukul 17.15 wita. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemakaman_20180429_194323.jpg)