Gereja di Surabaya Dibom

Diduga Seorang Pelaku Bom Masih Berkeliaran di Surabaya, Laporkan Jika Melihatnya

Diminta kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai pengendara motor tersebut.

Editor: Amalia Husnul A
Surya/Danendra Kusumawardana
Suasana sterilisasi Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuno Surabaya pasca ledakan bom, Minggu (13/5/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Bom meledak di tiga gereja Kota Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Bom tersebut meledak di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jl Ngagel Madya pukul 07.15 WIB, kemudian GKI di Jl Diponegoro 07.45 WIB dan GPPS Jl Arjuno 07.50 WIB.

Namun, di tengah hiruk pikuk ledakan di tiga gereja itu, seorang pelaku bom bunuh diri diduga masih berkeliaran di Surabaya.

Baca: Ini Pekerjaan Part Time di Jepang yang Aneh tapi Gajinya Ada yang Mencapai Rp 12 Juta per Bulan

Baca: Perjuangan Panjang Wujudkan Jembatan Tol Teluk Balikpapan, Yusran: Mimpi Saya Segera Terwujud

Baca: Anwar Ibrahim Segera Bebas dan Dapat Pengampunan Kerajaan

Informasi yang didapat, pelaku ini menggunakan motor Yamaha Jupiter Z dengan Nopol AG 4966 WI.

"Yang bersangkutan masih membawa bom yang siap diledakkan," kata sumber di lapangan.

Diminta kepada masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai pengendara motor tersebut.

Bila mungkin melaporkan ke petugas apabila melihat motor tersebut.

Sejumlah petugas kepolisian mengamankan kawasan Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Jaya Utara usai adanya ledakan bom pada Minggu (13/5/2018) pagi
Sejumlah petugas kepolisian mengamankan kawasan Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Jaya Utara usai adanya ledakan bom pada Minggu (13/5/2018) pagi (TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA)

Polisi Masih Sterilkan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya

Sementara itu, saat ini tim gegana sedang mensetrilisasi halaman Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuno.

Para korban sudah dievakuasi oleh para petugas.

Baca: Event JELAS 5 Bhayangkara Explore Wahau Kongbeng, 530 Riders Diajak Kelilingi Karts Kung Beang

Baca: Hernan Crespo Ungkap Icardi Tak Dipanggil Timnas karena Bukan Teman Messi

Baca: 2 Kepala Desa Menuntutnya Minta Maaf, Kang Emil: Berbohong Bisa Pidana Hukum

Saksi mata Erens A Ratupa petugas keamanan Gereja GPPS mengatakan, ledakan terjadi pukul 7.30 WIB. Ledakan terjadi di halaman parkiran Gereja GPPS.

"Pelaku mengendari mobil Avanza warna putih, mobilnya juga di ledakan," katanya.

Ia menyebutkan, petugas yang menjaga di area depan gereja mengalami luka parah.

Baca: Ambruk Saat Manggung, Jenita Janet Ngaku Ditabrak Setan, Begini Reaksi Mbah Mijan

Baca: Launching Pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan, Belasan Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat

Baca: Tak Pernah Main Media Sosial Media, Akhirnya Aktor Ganteng Rezky Aditya Punya Akun Instagram

Sedangkan jemaat masih belum diketahui jumlah korbannya.

"Satu petugas keamanan luka parah. Sekitar 5 jemaat juga terluka.

Masih belum diketahui ada yang meninggal apa tidak," katanya.

Baca: Dituding Jatuh Bangkrut, Begini Tanggapan Prabowo Subianto

Baca: Pasanganmu Pemilik 4 Zodiak Ini? Selamat Mereka Bisa Diajak LDRan!

Baca: VIDEO - Pembukaan Mall Baru, Warga di Kota Ini Terheran-heran Lihat Eskalator; Naiknya pun Antre

Ia menjelaskan, ledakan terjadi sebanyak 3 kali.

"Asap hitam langsung mengepul di depan halaman, semua orang panik," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Saksi Mata Gereja Pantekosta Surabaya Sebut Pelaku Pemboman Pakai Mobil Avanza, http://surabaya.tribunnews.com/2018/05/13/saksi-mata-gereja-pantekosta-surabaya-sebut-pelaku-pemboman-pakai-mobil-avanza.
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: irwan sy

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Seorang Pelaku Bom Diduga Masih Berkeliaran di Surabaya, http://www.tribunnews.com/regional/2018/05/13/seorang-pelaku-bom-diduga-masih-berkeliaran-di-surabaya.

Editor: Dewi Agustina

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved