Pemecatan Julen Lopetegui Bikin Ruang Ganti Memanas, Sergio Ramos Langsung Ambil Tindakan
Timnas Spanyol memecat Julen Lopetegui sebagai pelatih utama hanya sehari sebelum pembukaan Piala Dunia 2018.
TRIBUNKALTIM.CO - Bek tengah sekaligus kapten tim nasional Spanyol, Sergio Ramos, mengirimkan pesan usai suasana sulit yang mereka alami.
Timnas Spanyol memecat Julen Lopetegui sebagai pelatih utama hanya sehari sebelum pembukaan Piala Dunia 2018.
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) lalu menunjuk legenda Real Madrid, Fernando Hierro, sebagai pengganti.
Sebagai sang kapten, Sergio Ramos pun memberikan semangat kepada rekan-rekannya di timnas Spanyol.
Baca juga:
Nelayan Tangkap Ikan Marlin Seberat 250 Kg, Netizen: Bisa Buat Pesta Rakyat!
Cetak 10 Gol pada Dua Gelaran Piala Dunia, Pemain Jerman Ini Bisa Salip 3 Senior
Soal Sikap Demokrat di Pilpres 2019, AHY: Tidak Boleh Ada Anak Tiri Dalam Koalisi
Berdandan Saat Naik Taksi, Eyeliner Wanita Ini Malah Menancap di Matanya
"Kami adalah pemain-pemain yang terpilih, kami melambangkan sebuah tameng, beberapa warna, satu hobi, dan satu negara," tulis Ramos melalui akun Twitter resmi miliknya.
"Tanggung jawab dan komitmen bersama Anda dan kami mempersembahkannya untuk Anda kemarin, hari ini, dan besok secara bersama-sama," tulis Ramos melanjutkan.
Keputusan RFEF yang mendadak tak lepas dari kontroversi Lopetegui yang ditunjuk sebagai pelatih baru Real Madrid satu hari sebelum pemecatan.
Lopetegui sebenarnya telah menandatangani kontrak baru dengan timnas Spanyol dua bulan yang lalu.
Kesepakatan dengan Real Madrid membuat RFEF merasa dikhianati.
"Negosiasi Lopetegui dengan Real Madrid dilakukan tanpa sepengetahuan kami," ujar Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales.
"Lopetegui baru memberi tahu kami lima menit sebelum Real Madrid mengumumkan secara resmi dan ada konsekuensi yang harus ia terima untuk ini," kata Rubiales.
Ruang ganti memanas
Situasi ruang ganti timnas Spanyol memanas pada Selasa (12/6/2018) sebelum kabar pemecatan Julen Lopetegui resmi diumumkan.
Laporan Marca yang dikutip BolaSport.com, Presiden federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Luis Rubiales harus buru-buru membatalkan acara di Moskow untuk menuju markas timnas Spanyol di Krasnodar pada Selasa (12/6/2018).
Luis Rubales sejatinya harus menghadiri acara pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2026 di Moskow pada Rabu (13/6/2018).
Laporan Marca menyebutkan jika wajah sang presiden RFEF mengindikasikan kemarahan.
"Kami akan bertindak segera," ujarnya saat pertama kali mendarat di kota Krasnodar.
Saat tiba di markas timnas Spanyol, Luis Rubiales langsung terlibat pembicaraan serius dengan Julen Lopetegui dan Fernando Hierro.
Baca juga:
Inilah 'SOUPerman'; Figur Pemberi Sup Gratis bagi Penduduk Gaza
11 Orang Meninggal di Wilayah Kota Penyelenggara Piala Dunia, Aparat Rusia Lakukan Penyelidikan
Drama Transfer Fekir Masih Berliku, Liverpool Bakal Siapkan Proposal Baru; Semata Urusan Fulus?
Masih Terlihat dari Arah Pelabuhan, Kapal yang Mengangkut 70 Penumpang Tenggelam
Hal ini mengundang beberapa pemain Spanyol untuk ikut 'nimbrung' dalam pertemuan tersebut.
Pada Selasa malam, Luis Rubiales mewakili RFEF sudah merencanakan untuk memecat Lopetegui pada keesokan hari.
Beberapa pemain dikabarkan tidak setuju dengan keputusan yang diambil Luis Rubiales.
"Sergio Ramos, Andres Iniesta, David Silva ada dalam grup kapten, sementara grup pemain senior seperti Gerard Pique, Sergio Busquets, dan Pepe Reina mencoba menjelaskan seperti apa kondisi Spanyol saat ini," tulis Marca.
Menurut perwakilan pemain di atas, keputusan yang diambil RFEF tergolong buru-buru.
"Pesan mereka jelas: Ini bukan momen yang tepat untuk mengambil keputusan buru-buru. Timnas tidak memiliki komando, dan itu jelas bukan hal ideal untuk sebuah tim. Piala Dunia berlangsung 4 tahun sekali dan bagi beberapa pemain, itu bisa menjadi kesempatan terakhir mereka untuk memenagkan Piala Dunia," bunyi laporan media asal Spanyol tersebut.
Pemecatan Lopetegui pada akhirnya tak bisa dihindarkan.
Pada Rabu (13/6/2018), Luis Rubiales mengumumkan pemecatan Julen Lopetegui melalui sebuah konferensi pers di Krasnodar Stadium.
"Kami memutuskan untuk memecat pelatih tim nasional. Apa yang kami capai hingga Piala Dunia 2018 ini adalah hasil kerja keras semua orang, kami juga harus berterima kasih kepadanya," ujar Luis Rubiales.
Rubiales kecewa lantaran Lopetegui memberitahu RFEF 5 menit sebelum ia resmi ditunjuk Real Madrid sebagai pelatih Real Madrid, pada Selasa (12/6/2018).
"Timnas Spanyol adalah timnas semua orang Spanyol. Kami baru tahu lima menit sebelum dia resmi menjadi pelatih Madrid."
"Ada cara yang harus Anda lakukan, Julen telah bekerja dengan sangat baik bersama tim, tetapi kami tidak dapat menerima bagaimana dia telah bertindak dalam kasus ini," ujar Rubiales.
RFEF menunjuk Fernando Hierro untuk memimpin Spanyol pada gelaran Piala Dunia 2018.
(Bolasport.com)