Perkenalkan, Ini Dia Sosok yang Dinobatkan sebagai Chef Paling Top Dunia
"Saya selalu ditanya mengapa kita kekurangan koki wanita, mengapa tidak banyak kaum perempuan muncul sebagai koki papan atas,
TRIBUNKALTIM.CO - Tahun ini, para penggemar kuliner dari lima benua berkumpul di kota pelabuhan Bilbao, Spanyol, untuk menghadiri upacara penghargaan kepada 50 restoran tempat makan terbaik dunia 2018.
Dan yang paling penting dari acara itu adalah memahkotai seorang juara.
Untuk 2018, hadiah utama diberikan kepada kepala koki restoran Osteria Francescana, Italia, Massimo Bottura, 53, sebagai pemilik resep makanan klasik Italia.
Ada beberapa kejutan lain di tiga besar dari 50 Penghargaan Restoran Terbaik Dunia, yang menempati urutan ketiga tahun lalu dan pemenang tahun 2015 El Celler de Can Roca, menempati posisi kedua Mirazur Prancis.
Urutan 11 Madison Park - pemenang 2017 karena cukup lama tutup untuk renovasi - melorot ke urutan keempat.
"Kami mengembangkan ini bersama-sama," kata Bottura di auditorium yang penuh sesak dari Palacio Euskalduna di Bilbao, tempat banyak orang sezamannya berkumpul.
"Aku tidak akan mengecewakanmu, aku akan menunjukkan kepada dunia bahwa koki di 2018 jauh lebih banyak daripada jumlah resep mereka jika kita tetap bersama."
Sementara restoran Eropa terus mendominasi penghargaan bergengsi itu, yang dikenal sebagai Oscarnya untuk dunia kuliner dunia, lima benua semua terwakili, Gaggan di Bangkok masuk ke urutan lima dan enam.
Ternyata jago masak sejauh ini tetap didominasi oleh kaum pria.
Hadiah 50 Restoran Terbaik Dunia untuk koki wanita tahun jatuh ke tangan Clare Smyth dari restoran Core London.
Dia melakukan selebrasi dan pidato dengan berurai air mata mengangkat tema masalah di restoran.
Menurutnya persoalan kesejahteraan para karyawan di bagian dapur dengan beban kerja yang luar biasa berat.
"Saya selalu ditanya mengapa kita kekurangan koki wanita, mengapa tidak banyak kaum perempuan muncul sebagai koki papan atas, dan mengapa kita juga tidak mempunyai banyak ragam masakan lebih banyak," katanya.
"Aku tidak punya jawaban atas pertannya itu."
Dia mengatakan industri tersebut perlu menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik, dan menjadikan restoran sebagai tempat kerja yang setara dan "lebih manusiawi bagi laki-laki dan perempuan."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/massimo-bottura-dari-italia-dinobatkan-sebagai-chep-paling-top-dunia_20180627_184316.jpg)