Dengar Rumah Sakit Islam akan Dioperasionalkan Kembali, Ketua Yayasan Sebut Sesuai Janji Isran Noor

Mungkin saja, apa yang didoakan selama ini, akhirnya dikabulkan melalui pak Isran.

Dengar Rumah Sakit Islam akan Dioperasionalkan Kembali, Ketua Yayasan Sebut Sesuai Janji Isran Noor
TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HP
Sebuah spanduk dengan panjang sekitar 6 meter terpampang di depan UGD Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda, Kamis (17/11/2016). Rumah sakit milik Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Kaltim ini tudak bisa beroperasi setelah Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda tidak memperpanjang izin operasionalnya. Ini merupakan buntut konflik pengambilalihan manajemen operasional oleh Pemprov Kaltim (RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda), yang ditolak mentah-mentah oleh Yarsi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi), Ramli Yahya, ikut sampaikan beberapa poin sehubungan dengan pernyataan Isran Noor yang menyebut akan kembali operasionalkan Rumah Sakit Islam, dua hari sejak dirinya dilantik dan menjabat sebagai Gubernur Kaltim.

Hal ini disampaikan Ramli Yahya saat dikonfirmasi, Jumat (29/6/2018).

“Ya, kami juga sudah tahu usai membaca berita di Tribun Kaltim hari ini. Artinya ini sesuai dengan janji beliau (Isran Noor) saat  berkunjung ke RSI beberapa waktu lalu. Apa yang disampaikan Isran ini, persis seperti apa yang ada di pemberitaan hari ini. Alhamdulillah, beliau konsisten. Tidak berubah-ubah sama sekali,” ucapnya.

Baca: Ria Ricis Curhat, Konten Youtubenya Dinyinyiri Netizen

Mendengar hal tersebut, Ramli Yahya bersama pengurus RSI lainnya, mengaku sangat senang adanya kabar akan operasional kembali RSI.

Ini mengingat sudah lebih 1 tahun, RSI tutup operasional. Apalagi, beberapa perjuangan juga telah dilakukan, mulai pengumpulan koin, hingga sampai pada rapat-rapat penting di Gubernuran.

“Kami sangat senang sekali. Mudah-mudahan, Januari tahun depan sudah operasional. Kan perkiraan mulai jabatan Gubernur baru itu di Desember 2018. Kami juga sampai saat ini, memang belum membicarakan rencana persiapan operasional itu. Tetapi, paling tidak, kabar baik sudah kami terima,” ucapnya.

Baca: Fachri Albar Minta 6 Bulan Rehabilitasi, Jaksa Langsung Tolak!

Disebut Ramli tak ada masalah penting jika nantinya RSI kembali dioperasionalkan. SDM, fasilitas hingga pasar masyarakat yang masih inginkan RSI beroperasional juga masih cukup banyak.

“Tak ada masalah kalau untuk operasional kembali. Ini kan bukan hal yang baru bagi mereka. Managemen masih saja. Jalan saja. Kalau orang-orangnya, alatnya, SDM hingga mobil-mobilnya ada semua. Semua sudah siap. Tak ada yang pndah dari RSI. Jadi, rasanya tidak ada kesukaran dari kawan-kawan managemen RSI,” ucapnya.

Persoalan teknis disampaikan akan dibicarakan lebih lanjut.

Baca: Petani di Paser Tuntut Raperda Tata Niaga Sawit Segera Ditetapkan

“Itu nanti untuk soal teknis. Kalau untuk syukuran, mungkun syukuran kecil-kecilan. Selama ini, mungkin banyak pegawai RSI yang berdoa agar RS bisa dibuka kembali. Mungkin saja, apa yang didoakan selama ini, akhirnya dikabulkan melalui pak Isran. Kan belum pernah ada, RS Islam yang ditutup di Indonesia ini Cuma ini saja pertama kali,” ucapnya.

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved