Sabtu, 11 April 2026

Pilgub Kaltim 2018

Hasil Hitung Cepat Pilgub Kaltim, Rizal dan Jaang Kalah di Kandangnya

Hitung cepat (quick count) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mulai bisa diakses sejak Kamis (28/9) kemarin.

Editor: Sumarsono
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Panitia Pemilihan Kecamatan Samarinda Kota, menghitung perolehan suara dari lima (5) kelurahan, Jumat (11/12/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hitung cepat (quick count) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mulai bisa diakses sejak Kamis (28/9) kemarin. Melalui situs infopemilu.kpu.go.id, masyarakat bisa melihat langsung perolehan suara pilkada di seluruh provinsi, termasuk Pilgub Kaltim.

Hasil hitung cepat ini berdasarkan hasil pindai formulir C1 dari TPS yang dikirimkan KPU Kabupaten/Kota ke KPU Pusat. Diketahui form C1 adalah formulir hasil pemungutan suara di TPS yang telah ditandatangani pihak TPS, Panwaslu, hingga saksi pasangan calon.

Hingga Jumat (29/6) pukul 12.00 WITA, persentase suara masuk telah mencapai 97, 45 persen berdasarkan formulir scannan C1 (bukan fisik C1) yang telah dikirimkan dari kecamatan hingga kabupaten/kota kepada KPU.

Totalnya, sudah terdata sekitar 7.101 TPS dari keseluruhan TPS di Kaltim sebanyak 7.287. Komisioner KPU Kaltim Ida Farida membenarkan adanya hitung cepat dalam website KPU yang Tribun akses tersebut.

Baca: Isran-Hadi Menang, Pendukungnya Siap Jalan Kaki Bontang-Samarinda Sejauh 122 Km

"Iya, jadi itu berdasarkan C1 dari tiap TPS yang di-scan di tiap kabupaten/kota. Masing-masing kabupaten/kota meng-input C1 yang sudah terkumpul. Sesuai jadwal kan untuk rekapan kecamatan sudah boleh sampai dengan 4 Juli. Nanti 4 Juli mulai lagi rekap hingga ke provinsi hingga 9 Juli," ujarnya.

Apakah hasil hitung cepat yang di-upload di website KPU tersebut bisa menjadi indikator hasil rekapitulasi KPU Kaltim pada 9 Juli nanti, juga dibenarkan Ida Farida. "Oh, iya itu. Kecuali, jika direkap ada permasalahan. Misal, Bawaslu inginkan ada pemilihan ulang di beberapa TPS. Bisa jadi ada perubahan. Atau ada hal di luar konteks, misalnya ada yang coblos dua kali. Nah, rekap itu dilakukan untuk memperbaiki hal itu," jelas Ida Farida.

Meski demikian, Ida menyebut juga bahwa hasil hitung cepat ini bisa dijadikan patokan akan apa yang nanti terpublish di rekapitulasi hasil suara KPU provinsi hingga 9 Juli mendatang.

Baca: Bertemu Mahathir Mohamad, Megawati Tanya Strategi Menang Pilpres Malaysia

"Hari ini sepertinya sudah ter-upload semua (100 persen). Kalau itu sudah terupload semua, itu bisa jadi patokan (untuk 9 Juli). Kalaupun ada persoalan, sejauh ini kan hanya ada dua saja yang lakukan pencoblosan ulang," ucapnya.

Adanya pernyataan KPU sebelumnya, bahwa KPU tak lakukan quick count juga ditanggapi juga Ida Farida. "Maksudnya, KPU keperluannya bukan untuk itu (quick count). Jadi, hasil quick count bisa dilihat, tetapi bukan untuk ditetapkan," ungkapnya.

Ada hal menarik seputar data hasil penghitungan suara Pilgub Kaltim. Sejumlah calon gubernur maupun wakil gubernur justru kalah di kandang atau kota dimana ia menjabat sebagai Walikota. Hal ini dilihat dari Balikpapan yang telah menyelesaikan 100 persen scan C1 dari 1.363 TPS.

Baca: Kemenangan Khairul - Effendhi di Pilkada Tarakan Dianggap Dapat Menular di Pemilu 2019

Paslon nomor urut 1, Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendi meraih 32, 14 persen suara atau 82.487 suara. Rizal merupakan Walikota Balikpapan saat ini. Sayangnya, perolehan suara Sofyan-Rizal kalah dengan perolehan suara paslon nomor 4, Rusmadi-Safaruddin, yakni 32, 53 persen suara atau 83. 494 suara.

Kejadian serupa juga terjadi di Kota Samarinda. Perolehan suara Syaharie Jaang, Walikota Samarinda yang berpasangan dengan Awang Ferdian kalah dengan perolehan suara paslon nomor 4, Isran Noor-Hadi Mulyadi.

Dikutip dari website KPU, Jaang-Ferdi meraih 26, 29 persen suara atau 80. 419 suara, sementara Isran-Hadi mendominasi dengan 36, 26 persen suara atau 110. 904 suara.

Persentase suara masuk dari pindaian form C1 di Kota Samarinda pun sudah masuk 100 persen dari total 1.582 TPS. Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, delapan di antaranya sudah dalam status 100 persen suara masuk per Jumat (29/6) pukul 12. 30 WITA.

Hanya dua kabupaten yang belum 100 persen yakni Kubar dengan 97, 79 persen suara masuk, dan Kutim 74, 01 persen. Sementara itu, untuk persentase jumlah pemilih, total mencapai 1.346.523 pemilih.

Baca: Sikapi Hasil Pilgub Kaltim, Jaang Mengaku Sudah Legowo, Beri Pesan Khusus untuk Isran - Hadi

Jika dibandingkan dengan jumlah DPT se-Kaltim sebanyak 2.330.156 pemilih, maka jumlah golput mencapai 983.633 pemilih.

Jumlah kalkulasi golput tersebut bisa saja berubah karena data formuli C1 di Kutim dan Kubar belum masuk 100 persen. Selain itu, bisa pula ada perubahan ketika hasil rekapan fisik surat suara sudah masuk ke KPU Kaltim hingga 9 Juli mendatang. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved