Anak Jalanan Telantar Butuh Rumah Bakat
Target dari pelaksanaan FGD ini menelurkan Peraturan Daerah (Perda) mengenai penyandang disabilitas dan tuna sosial anak-anak jalanan.
Penulis: Budi Susilo |
"Kami sempat juga konsultasi ke Makassar. Di sana ada rumah bakat untuk anak-anak telantar, anak jalanan. Kita akan memperjuangkan untuk fasilitasnya," ujarnya.
Melalui rumah bakat, pastinya nanti anak-anak jalanan akan di kembangkan kreativitas dan ditambah wawasan pengetahuannya supaya ada bekal saat nanti dilepas dari rumah bakat.
Persoalan yang dialami anak-anak telantar banyak yang putus sekolah, akhirnya mereka jadi liar dan tanpa ada bimbingan dari orangtua atau orang terdekat ini yang menjadi tanda bahaya bagi kota besar seperti Balikpapan.
Baca: Egy Maulana Vikri Perkuat Timnas U-19 Indonesia di Semifinal Piala AFF, Bagaimana Formasinya?
"Perlu ada kesediaan anggaran yang memang untuk kembangkan bakat minat anak jalanan jangan hanya rumah singgah ditaruh begitu saja tanpa solusi," ujarnya. (*)
PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL KALTIM;
- Lanjut Usia Telantar 27.489 orang
- Tuna Susila 3704 orang
- Korban tindak kekerasan 3601
- Anak jalanan 682 orang
- Anak telantar 30924
- Anak balita telantar 5659
- Pengemis 495 orang
- Gelandangan 216 orang
- Bekas warga binaan 660 orang
- Wanita tunasusila 2702 orang.
SUMBER DATA Kementerian Sosial RI 2012. (*)