Edisi Cetak Tribun Kaltim

Masih Ada Orangtua Tolak Vaksin MR

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim mencanangkan kampanye imunisasi campak dan Measles Rubella (MR).

Masih Ada Orangtua Tolak Vaksin MR
Tribun Kaltim

TRIBUNKALTIM.CO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim mencanangkan kampanye imunisasi campak dan Measles Rubella (MR).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Rini Retno Sukesi, mulai 1 Agustus (kemarin) imunisasi campak dan MR digelar serentak seluruh provinsi di luar Jawa, termasuk Kaltim.

Disebutkan, imunisasi tersebut diperuntukkan bagi anak berusia 9 bulan hingga 15 tahun.

"Kami mengimbau seluruh sekolah mulai PAUD, TK, SD, SMP/MTs atau yang masih ada siswanya di bawah 15 tahun dilakukan imunisasi MR. Dengan imunisasi ini diharapkan kita akan terhindar dari penyakit campak dan rubella," tuturnya.

Baca: Sikap PKS Kukuh Cawapres Prabowo adalah Salim Segaf Al-Jufri atau Ustaz Abdul Somad

Rini menerangkan imunisasi campak dan rubella bertujuan sebagai upaya pencegahan terjadinya cacat atau kelainan bawaan kepada anak‑anak. Penyakit rubella merupakan penyakit berbahaya jika mengenai ibu hamil dan akan berdampak pada bayi yang dilahirkan akan terkena cacat.

Di Balikpapan, imunisasi MR dipusatkan di MTs Negeri 1 Balikpapan. Dr Esther Vonny K, MMR, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, mengatakan imunisasi MR atau vaksin campak untuk perlindungan terhadap campak.

"Kita tahu campak kematian bisa tinggi dan rubella bisa menimbulkan cacat bayi yang dilahirkan. Seorang ibu yang hamil kena virus rubella 80‑90 persen bayi akan terkena terdiri dari katarak, tuli kebocoran jantung dan gangguan jantung dan gangguan lain," kata Vonny.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Diundur, Awas Informasi Hoax yang Beredar

Pemkot Balikpapan melalui Dinas Kesehatan memberikan imunisasi MR secara serentak di seluruh Balikpapan. "Kita hari ini ada 45 titik sekolah. Agustus ini kita menyasar usia 4 tahun sampai 15 tahun ada sekitar 2.000 lebih pos yang kita layani di sekolah," katanya.

Selanjutnya, pada September akan melayani anak usia 9 bulan dan kurang dari 4 tahun. Untuk usia tersebut dilayani di Posyandu dan Puskesmas. Pasokan vaksin sudah siap dan mencukupi bahkan ada lebih dari jumlah dari 172.780 vaksin.

Namun sayang, pada pencangan imunisasi MR ini, masih ada beberapa orangtua siswa yang menolak pemberian vaksin bagi anak-anaknya.

Halaman
1234
Penulis: tribunkaltim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved