Karier

Memutuskan 'Resign' dari Perusahaan? Ini Tips Mengundurkan Diri Secara Profesional

Suasana kerja, jenuh, pengembangan karier, hingga gaji, menjadi alasan utama seorang karyawan untuk mengundurkan diri dari kantornya.

Memutuskan 'Resign' dari Perusahaan? Ini Tips Mengundurkan Diri Secara Profesional
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Philip Pizzo, pendiri Stanford Distinguished Careers Institute, menyarankan agar kita memberi waktu bagi perusahaan untuk mencari pengganti.

Setiap perusahaan memiliki peraturan berbeda, ada yang menerapkan satu bulan sebelum, tiga bulan, bahkan untuk posisi manajemen puncak bisa satu tahun sebelumnya.

"Kebanyakan orang akan memberi informasi beberapa bulan hingga satu tahun," katanya.

Namun, kita juga harus mempersiapkan diri jika atasan menolak rencana kita.

"Kita mungkin bisa saja dipecat dari pekerjaan kita sebeum benar-benar ingin berhenti kerja," kata Pizzo.

Baca: Pendaftaran Capres-Cawapres, KPU dan Bawaslu Imbau Tak Ada Tagar #2019GantiPresiden

2. Tetap berlaku baik

Lazimnya pihak HRD akan melakukan wawancara dengan kita sebelum kita resign.

Biasanya mereka akan mencari tahu tentang pengalaman kita selama bekerja di perusahaan.

"Berkata jujur tak selalu berdampak positif. Bahkan, jika mereka menjamin kerahasiaan omongan kita," kata Sutton.

Ketika kita mengatakan sesuatu yang buruk tentang atasan atau rekan kerja, tentu mereka tak akan menyukainya.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved