Cuitannya soal Hikmah Gempa Lombok Disebut Menyindir TGB, Mahfud MD: Justru Sebaliknya

Akun @AbiellaThania itu mempertanyakan apakah cuitan Mahfud MD tersebut untuk menyindir TGB.

Cuitannya soal Hikmah Gempa Lombok Disebut Menyindir TGB, Mahfud MD: Justru Sebaliknya
KOMPAS.com/ Dok. Humas Pemprov NTB
Naik motor trail, Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi berboncengan dengan Presiden Joko Widodo meninjau lokasi pengungsi korban gempa di Lombok Utara. 

Akun @AbiellaThania itu mempertanyakan apakah cuitan Mahfud MD tersebut untuk menyindir TGB.

"Nyindir TGB ya Pak?," tulis akun @AbiellaThania.

Mendapatkan pertanyaan seperti itu, Mahfud MD lantas memberikan klarifikasi.

Mahfud MD mengatakan bahwa cuitannya tersebut justru membantah orang-orang yang mengaitkan gempa di NTB dengan langkah-langkah politik TGB.

"Justru sebaliknya. Statement sy ini utk membantah mereka yg mengaitkan gempabumi di NTB dgn langkah2 politik TGB. Di medsos kan bnyk suara spt itu. Mnrt sy tak ada kaitan gempabumi dgn langkah TGB. Tp apapun, yg penting kita berqurban: bertaqartub kpd Allah agar selesai dgn baik," tulis Mahfud.

Diketahui, Hingga Selasa (21/8/2018), BNPB mencatat jumlah korban jiwa dalam bencana gempa bumi di Lombok, NTB, mencapai 515 orang dan korban luka-luka 7.145 orang.

"Jumlah korban meninggal sampai hari ini tercatat 515 orang, sedangkan luka-luka totalnya 7.145 orang. Berdasar data lima hari lalu, jumlah pengungsi mencapai 431.416 orang," kata Sutopo yang dilansir dari Kompas.com.

BNPB memperkirakan kerugian akibat gempa di Lombok mencapai Rp 7,7 triliun.

"BNPB memperkirakan perhitungan kerugiian dan kerusakan dari dampak gempa Lombok ini sampai hari ini Rp 7,7 triliun," kata Sutopp Purwo Nugroho, Selasa (21/8/2018).

Kerugian tersebut mencakup lima faktor, yaitu pemukiman penduduk, infrastruktur, ekonomi produktif, sektor sosial, dan lintas sektor.

"Paling banyak menyumbang kerugian dan kerusakan adalah sektor perumahan yang hampir mencapai 65 persen," bebernya.

Halaman
123
Editor: Kholish Chered
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved