Sabtu, 30 Mei 2026

Edisi Cetak Tribun Kaltim

Harga Sembako di Perbatasan Bisa Terkendali, Pemprov Kaltara Gelontorkan Subsidi Angkut Rp 9 Miliar

Moda transportasi alternatif untuk mendistribusikan bahan kebutuhan pokok ke perbatasan dan pedalaman Kalimantan Utara ialah melalui jalur udara dan

Tayang:
Penulis: tribunkaltim | Editor: Januar Alamijaya
Tribun Kaltim
Tribun Kaltim 15 November 2018 

"Kita harapkan masyarakat kita di perbatasan ikut memanfaatkan pesawat kargo ini. Artinya ketika pesawat itu kembali ke Tarakan, bisa diangkutkan hasil pertanian atau perkebunan masyarakat. Jadi ada efek ganda," kata Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

Baca: Kisah Perawat Puskesmas Apung, Pakai Perahu Bertugas ke ke Pedalaman Mahulu

Program 'Tol Udara' lanjutnya, sejauh ini ikut membantu meningkatkan pendapatan Badan Usaha Milik Daerah. Sebab 'Tol Udara' rute Long Ampung (Malinau) langsung ditangani Perusda Intimung bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Long Ampung.

"Begitupun dengan barang-barang dari daerah pperbatasa. Informasi dari Perusda Tarakan, sudah ada ada pengusaha di Tarakan yang mau menampung hasil bumi dari Malinau dan Krayan," sebutnya.

"Kita juga masih terus melakukan komunikasi dengan pusat, melalui kementerian terkait agar program ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang hingga transportasi ke wilayah perbatasan lewat darat sudah lancar," katanya.

Selain pemberian subsidi, secara jangka panjang pemerintah tengah berusaha membangun infrastruktur untuk membuka keterisoalisian wilayah. Utamanya ke daerah perbatasan dan pedalaman. (wil)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved