Mancanegara

Billy Si Maskot Pantai Wisata Tewas Mengenaskan dengan Perut Penuh Sampah Plastik

Billy, si sapi jantan, menjadi akrab dengan manusia dan para pengunjung pantai setelah sempat dirawat penduduk sekitar pantai

Billy Si Maskot Pantai Wisata Tewas Mengenaskan dengan Perut Penuh Sampah Plastik
SCMP / FACEBOOK
Billy, seekor sapi jantan yang jinak dan telah menjadi semacam maskot untuk Pantai Pui O di Pulau Lantau, Hong Kong. 

TRIBUNKALTIM.CO, HONG KONG - Belum lama ini bangkai seekor paus dengan perut penuh sampah plastik ditemukan terdampar di perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Kasus serupa ditemukan di pantai Hong Kong, Jumat (23/11/2018) pekan lalu. Namun yang ditemukan bukan bangkai paus, melainkan seekor sapi jantan.

Diberitakan SCMP, seekor sapi jantan jinak bernama Billy ditemukan mati dengan kondisi perut dan usus yang telah tersumbat sampah plastik.

Baca: Seorang Pria Didakwa Pencucian Uang Karena Simpan Uang Miliaran di Mesin Cuci

Billy, sapi jantan berusia delapan tahun, telah menjadi seperti maskot pantai wisata Pui O di Pulau Lantau dan sangat dekat dengan para turis.

Hasil pemeriksaan oleh Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi (AFCD) Hong Kong menemukan saluran usus sapi itu telah tersumbat sampah plastik yang cukup banyak hingga hampir memenuhi dua tong sampah.

Baca: Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso Soroti Wasit Saat Hadapi Borneo FC

Billy, si sapi jantan, menjadi akrab dengan manusia dan para pengunjung pantai setelah sempat dirawat penduduk sekitar pantai saat terluka akibat diserang anjing liar ketika berusia beberapa bulan.

Selain itu banyak pengunjung pantai maupun perkemahan di sampingnya yang kemudian sering memberinya makan, terkadang dalam keadaan masih terbungkus plastik.

Baca: VIDEO - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser Gelar Lomba Jajanan Tradisional

"Hal itu kemungkinan menyebabkan perubahan kebiasaannya mencari makan dan membuat sapi itu berpikir kantong plastik sama dengan makanan," kata pernyataan AFCD.

Sapi jantan itu menjadi dikenal oleh penduduk di sekitar pantai dan menyebutnya legenda. Sapi itu bahkan memiliki laman penggemar Facebook sendiri, yang juga memasang pengumuman tentang kematiannya.

Ketua Asosiasi Sapi Pulau Lantau, Ho Loy, yang turut membantu membesarkan Billy selama bertahun-tahun mengatakan, kematian sapi jantang itu memberi kesedihan bagi penduduk Lantau. "Kami sangat sedih karena Billy sudah tidak ada lagi.

Baca: VIDEO - Persiba Balikpapan Sudah Dapat Investor Baru

Halaman
12
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved