Breaking News

CPNS 2018

LINK PENGUMUMAN Nilai Hasil SKD CPNS Pemkot Samarinda 2018 & Jadwal Tes SKB

Pengumuman nilai hasil perolehan SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) CPNS Pemerintah Kota Samarinda tahun 2018 sudah dirilis.

Editor: Syaiful Syafar
bkppd.samarindakota.go.id
LINK PENGUMUMAN Nilai Hasil SKD CPNS Pemkot Samarinda 2018 & Jadwal Tes SKB 

Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Samarinda, Nurhikmah menjelaskan, peserta SKB dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok I merupakan 95 peserta yang dinyatakan lolos passing grade tahap awal.

Sedangkan Kelompok II, merupakan mereka yang tak lolos passing grade awal, namun menjadi lolos lantaran adanya penurunan passing grade yang diatur Permenpan 61/2018.

"Jadi, yang kelompok I, akan bersaing dengan kelompoknya sendiri. Saingannya lebih sedikit. Sedangkan kelompok II, juga bersaing dengan kelompok sendiri. Meskipun dalam pelaksanaan SKB nanti kelompok I dan II dalam satu ruangan, namun mereka akan dipisahkan sistem dan aplikasi," urai Nurhikmah.

Dari hasil konsultasi ke Kementrian PAN, kata Nurhikmah, tiap satu formasi CPNS akan diisi oleh tiga peserta.

Tiga peserta ini diranking berdasarkan hasil SKD. Kendati pada tahap SKD awal mereka tak lolos passing grade.

"Jadi misalnya ada formasi satu guru, berarti pesertanya ada tiga. Tapi, kalau ada formasi dua guru, pesertanya berarti ada enam. Jadi, tiap satu formasi, akan ada tiga peserta," urainya.

Seperti SKD, SKB juga akan dibagi ke dalam beberapa sesi.

Hari pertama, dibagi menjadi tiga sesi. Mulai pukul 10.00 Wita hingga 17.15 Wita.

Sedangkan pada hari kedua, kata Nurhikmah, dibagi menjadi empat sesi mulai pukul 07.30 Wita hingga 17.15 Wita.

"Kita pakai tiga ruang saja di SMK Negeri 1," katanya.

Sekadar informasi, ke 572 peserta ini akan memerebutkan 313 formasi yang tersedia di lingkup Pemkot Samarinda.

Meski demikian, Nurhikmah menyebut ada kuota empat formasi yang dipastikan tak terisi, yakni formasi dokter spesialis.

"Untuk formasi dokter spesialis dipastikan tak terisi meski passing grade diturunkan. Karena memang tak ada pelamarnya," tutur Nurhikmah. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved