Kebakaran di Balikpapan

Dua Jenazah Korban Kebakaran di Jalan Prapatan Balikpapan Masih di RSKD

Jenazah Gatei dan Tono yang menjadi korban kebakaran di Jalan Prapatan RT 05, Kelurahan Telaga Sari hingga kini masih berada di RSKD.

Dua Jenazah Korban Kebakaran di Jalan Prapatan Balikpapan Masih di RSKD
TRIBUN KALTIM/ARIS JONI
Ruang mortuary RSKD, tempat jenazah korban kebakaran di Jalan Prapatan, Kelurahan Telaga Sari sedang dijaga ketat. 

Dua Jenazah Korban Kebakaran di Jalan Prapatan Balikpapan Masih di RSKD

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Aris Joni

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jenazah Gatei dan Tono yang menjadi korban kebakaran di Jalan Prapatan RT 05, Kelurahan Telaga Sari hingga kini masih berada di Rumah Sakit dr Kanudjoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

Dari pantauan tribunkaltim.co di lapangan, hingga pukul 13.10 WITA, kedua jenazah masih berada di dalam kamar mayat di ruang Mortuary RSKD, Balikpapan dengan dijaga oleh petugas RSKD dan kepolisian.

"Jenazahnya sudah di mandikan dan di kafanin, tinggal di sholatin dan dimakamkan. Tapi masih menunggu keluarganya dulu," ujar salah seorang petugas RSKD.

Dibeberkannya, saat ini pihak keluarga masih berada di Polres Balikpapan untuk mengurus surat pengantaran jenazah.

"Tinggal nunggu sudah itu saja, kalau sudah keluar suratnya, bisa langsung dibawa ke rumah duka. Ini sedang diurus oleh keluarga korban," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, terlihat ruang Mortuary tempat jenazah masih dijaga ketat pihak perugas RSKD dan kepolisian.

21 Instansi Umumkan Daftar Peserta yang Berhak Ikut SKB CPNS 2018, Cek Namamu dalam Link Berikut Ini

Ramalan Zodiak Hari Ini Senin (3/12/2018): Taurus akan Sukses, Libra Saat yang Tepat Melamar Kekasih

 

Kebakaran di Prapatan Balikpapan, 2 Orang Meninggal Dunia

Kebakaran menghanguskan  2 rumah di kawasan Prapatan RT.5, Kelurahan Telaga Sari pada Senin (3/11/2018) dini hari.

Rumah bernomor 11 dan 17 ini ditinggali 2 keluarga.

Kejadian diperkirakan berawal pukul 03.00 Wita dini hari dan menyebabkan  2 orang meninggal dunia bernama Tono (16) dan Gatri Tatrawati (55).

Sedangkan korban luka berat bernama Sumarji (60) dan Garini (58) yang merupakan suami istri. Saat ini korban luka sudah dibawa ke rumah sakit tentara Balikpapan. 

Pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP untuk menemukan motif kesengajaan atau tidak.

Saksi mata kejadian ini, Setyo, yang merupakan ketua RT. 5 mengakui kejadian sekitar pukul 3 pagi.

Ia menjelaskan bahwa polisi sedang menindaklanjuti kejadian ini. 

Kebakaran di Prapatan pada Senin (3/12/2018)  dini hari yang menewaskan 2 orang tersebut diduga  ada unsur kesengajaan

Kuat dugaan pelaku melakukan tindak pembakaran karena perebutan harta.

Kapolsek Balikpapan Selatan yang meninjau TKP, Kompol. M Jufri R,  mengatakan bahwa kebakaran  bermula saat Hasto Purnomo alias Ipung (47) menyiram 2 botol bensin ke kamar korban.

VIDEO - Warga Kapuas Heboh Ada Ular King Cobra Tak Bergerak Selama 4 Tahun, Ini Kata Panji Petualang

Arsenal Vs Tottenham - Tampil Menggila, Ini 5 Torehan Cemerlang Pierre-Emerick Aubameyang

 

"Diduga sementara karena pelaku tak terima rumah ini sudah dijual oleh korban (Gatri, 55) yang merupakan saudari kandungnya," jelasnya. 

Lebih lanjut lagi ia menjelaskan kronologi kejadiannya. Ipung diduga menyiram bensin ke kamar Gatri (55) dan Tono (16) yang saat itu terlelap.

Lalu kebakaran pun terjadi. Sumarji, sang kakak ipar, yang menderita 30% luka balar melihat Ipung melakukan pembakaran tersebut.

Ia mengatakan sempat berkelahi dengan Ipung saat kebakaran telah terjadi. Beberapa warga pun sempat ikut memukul Ipung.

Kebakaran menewaskan Gatri dan Tono, sedangkan Garini (58), istri Sumarji menderita luka bakar sekitar 80%.

Semua korban sudah dibawa ke RSKD Balikpapan. 

Tips yang Bisa Dilakukan Generasi Milenial agar Gajimu tak Menguap Begitu Saja

Strategi Mario Gomez agar Persib Bandung Maksimal Hadapi PSCS Cilacap dan Barito Putera

Terkecoh Informasi Kebakaran Permukiman, Truk Tangki Relawan Terbalik

Sementara menurut pengakuan Santo, yang tinggal tepat di samping rumah TKP, ia melihat Sumardji sedang berkelahi dengan Ipung.

"Saya dengar ada bunyi dug dug gitu mas, lalu saya keluar, saya lihat Sumarji berkelahi dengan Ipung, pas saya nengok ke rumah itu, ada api," ungkapnya.

Kebakaran itu membakar juga rumah di sampingnya bernomor 15.

Sebanyak 7 pemadam kebakaran diturunkan memadamkan api di pemukiman padat penduduk tersebut. (*)

Penulis: Aris Joni
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved