Tsunami Banten dan Lampung
4 Hari Pasca Tsunami Selat Sunda, Erupsi Gunung Anak Krakatau Masih Terus Berlangsung
Pasca 4 hari tsunami Selat Sunda, erupsi Gunung Anak Krakatau masih terus berlangsung.
TRIBUNKALTIM.CO - Pasca 4 hari tsunami Selat Sunda, erupsi Gunung Anak Krakatau masih terus berlangsung.
Dilansir Tribunwow.com dari akun Instagram @infoserang pada Rabu (26/12/2018), akun tersebut mengunggah potongan video konferensi pers Badan Meteorolgi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di KompasTV pada Rabu (26/12/2018).
Dalam potongan video tersebut, Dwikorita Karnawati, selaku Ketua BMKG menyampaikan bahwa masyarakat tetap harus waspada.
Ia menerangkan hal tersebut dikhawatirkan dapat berpotensi memicu tsunami, seperti hipotesa sebelumnya pada Sabtu (22/12/2018).
"Konferensi pers BMKG pada pukul 00:00 26 Desember 2018 live di KompasTV, mengatakan esok hari (Hari ini, 26 Desember, 2018) hujan lebat serta Gelombang tinggi kemungkinan akan terus terjadi, dan erupsi Gunung Anak Krakatau pun saat ini masih berlangsung.
Kondisi tersebut sewaktu-waktu dapat mengakibatkan longsor kembali.
Dan di himbau untuk masyarakat sekitar pantai untuk tidak berada di pinggiran pantai dalam radius 500M- 1KM," tulis akun @infoserang.
Baca juga:
Ridwan Kamil Ungkap 5 Kabar Hoaks Teratas yang Viral: Dari Arti Hey Tayo hingga Bonus Kuota
Manajemen Terus Berbenah, Persija Jakarta Pastikan Hanya Pertahankan 70 Persen Pemain
Amankan Jasa Andik Vermansah, Madura United ''Kalahkan'' Tawaran Jumbo dari Klub Malaysia
Tak Lagi Berseragam Borneo FC, Muhammad Ridho Pamit pada Pendukungnya di Samarinda
Mantan Defender PSM Makassar Steven Paulle Dikabarkan Minat ke Bali United; Pamer Jersey Jadi Kode?
Hal tersebut juga disampaikan BMKG mellaui laman Instagram resminya @infobmkg yang mengunggah Instagram Stories pada Selasa (24/12/2018).
Diberitakan dari Kompas.com pada Rabu (26/12/2018), Ketua Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kushendratno menjelaskan, berdasarkan citra satelit yang didapatkan, tsunami yang terjadi di wilayah Selat Sunda diakibatkan adanya longsoran Gunung Anak Krakatau yang besar hingga mencapai 64 hektar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/erupsi-gunung-anak-krakatau.jpg)