7 Fakta Tentang Titi Wati, Wanita Asal Kalimantan yang Punya Bobot 350 Kilogram

Mencuatnya kasus obesitas yang dialami Titi Wati, wanita asal Kalimantan Tengah yang berbobot 350 kg, kini memunculkan sejumlah fakta

tribunkalteng.com/faturahman T
Titi Wati alias Sintia, penderita obesitas di Palangkaraya, Kalteng 

Ia mengatakan menjelaskan bahwa dirinya mulai mengalami obesitas sejak berusia 27 tahun.

Saat itu, Titi Wati sudah mengatahui bobot tubuhnya mencapai angka 167 kg.

Lima tahun kemudian, bobot wanita yang kini berusia 34 tahun itu terus meningkat hingga akhirnya sebesar 350 kilogram.

"Dulu gak terlalu gendut, tapi makin tahun makin besar badannya," ujar Titi dikutip dari Tribun Medan.

2. Pola makan yang menjadi penyebab Titi mengalami obesitas

Titi menceritakan berbagai macam makanan yang ia konsumsi hingga membuat bobot tubuhnya terus mengalami kenaikan drastis.

Sejatinya, Titi mengonsumsi nasi sebanyak dua kali sehari.

Akan tetapi kebiasannya untuk ngemil menjadi salah satu penyebab ia mengalami obesitas.

Terang saja, Titi gemar mengonsumsi gorengan, bakso, dan minum es setiap harinya.

Pola makan yang tidak seimbang itu menyebabkan Titi kini menderita obesitas, bahkan kesulitan untuk beraktivitas.

"Aku makan nasi sehari cuman dua kali, cuman ngemilnya banyak dan minum es-nya banyak," kata Titi.

"Tapi emang tiap hari makan gorengan, bakso, dan minum es," ujar Titi.

3. Mencoba menurunkan berat badan namun tidak berhasil

Titi menceritakan bahwa dirinya pernah berusaha menurukan berat badan dengan berbagai macam cara.

Salah satu cara yang dilakukan Titi untuk mengurangi berat badannya adalah dengan mengonsumsi obat herbal.

Baca: Ingat Arya Permana Si Bocah Obesitas? Berat Badannya Turun 70 Kg, Kini Dilatih Ade Rai Loh!

Akan tetapi, cara yang dilakukan Titi tidak manjur dan berat badannya tetap mengalami kenaikan.

 
Halaman
1234
Sumber: BolaStylo.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved