Terungkap, Warga Paser Pembuat SIM Palsu Mengaku Keahliannya Otodidak

Peralatan pembuat dokumen palsu, mulai dari laptop, mesin press, scaner, alat pemotong hingga kertas berbagai jenis dibelinya sendiri.

Terungkap, Warga Paser Pembuat SIM Palsu Mengaku Keahliannya Otodidak
HO/Polres Balikpapan
Tim Jatanras Polres Balikpapan dipimpin Kanit Jatanras Iptu Musjaya mengamankan 3 tersangka pemalsuan dokumen negara di daerah Batu Kajang, Paser, Kalimantan Timur. 

Terungkap, Warga Paser Pembuat SIM Palsu Mengaku Keahliannya Otodidak 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Widi (42) warga Paser yang berprofesi sampingan sebagai pembuat SIM palsu hanya lulusan SMA. Keahliannya membuat SIM dan dokumen palsu diperolehnya dari otodidak.  Widi nekat dan belajar sendiri.

"Belajar sendiri. Gak ada yang ngajarin," akunya kepada Tribunkaltim.co

Peralatan pembuat dokumen palsu, mulai dari laptop, mesin press, scaner, alat pemotong hingga kertas berbagai jenis dibelinya sendiri.

Arema FC Umumkan Nama Pemain dan Pelatih Baru Hari Ini, Siapa Saja Daftarnya ?

Vigit Waluyo Dijatuhi Hukuman Larangan Seumur Hidup, Komdis PSSI Klaim Miliki Banyak Bukti

"Kalau hologram yang dibelakangnya itu saya tumpuk aja dengan SIM lama biasanya," bebernya.

Belakanhan diketahui 2 tahun belakangan ini ia nyambi jalankan bisnis tersebut. Setiap pembuatan dokumen palsu tersangka kantongi uang Rp 100 ribu. 

Pekerja tambang di Paser ini mengaku kapok. Ia mengaku tak mengenal perantara yang datang kepadanya.

"Ndak ngerti kita. Dia datang-datang aja. (Perantara) Cuma say hello, kenal gitu-gitu aja. Istri gak tahu saya begini," ungkapnya.

Pemberitaan sebelumnya, sindikat pembuat SIM beserta dokumen palsu sudah menjalankan bisnis selama 2 tahun belakangan ini. Hal itu dikemukakan Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra, Selasa (8/1/2019).

Untuk membuat SIM palsu, pelanggan harus merogeh kocek Rp 400 ribu. Uang tersebut disetor ke salah seorang perantara, sebelum diterima pembuat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved