Dinyatakan Tutup, Ini Rencana Angkasa Pura I untuk Hotel Hakaya Balikpapan
Keberadaan lahan dan gedungnya diserahkan kepada pihak Angkasa Pura I Persero Balikpapan.
Penulis: Budi Susilo |
Dinyatakan Tutup, Ini Rencana Angkasa Pura I untuk Hotel Hakaya Balikpapan
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Hotel Hakaya Balikpapan yang berada di Jl Marsma Iswahyudi, Sepinggan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur sekarang ini sudah dinyatakan tutu.
Keberadaan lahan dan gedungnya diserahkan kepada pihak Angkasa Pura I Persero Balikpapan.
Widy Ariyanto, General Manager Hotel Hakaya Balikpapan, menyatakan, PT Sepinggan Sarana Utama sebagai operator Hotel Hakaya tidak lagi melanjutkan kerjasama dengan pihak Angkasa Pura sebagai pemilik lokasi.
Mengenal Peradaban Suku Kalash di Pakistan, Tempat Para Wanita Bermata Biru
Mahasiswi di Samarinda Ditangkap jadi Muncikari Prostitusi Online, Begini Servisnya ke Pelanggan
Balikpapan Kembali Raih Penghargaan Adipura, Tapi Kalah dari Surabaya
Menanggapi hal itu, Farid Indra Nugraha, General Manager Angkasa Pura I Balikpapan, saat dikonfirmasi oleh Tribunkaltim.co, menejelaskan, memang benar lahan dan bangunan hotel milik Angkasa Pura, dan lakukan kerjasama dengan pihak PT Sepinggan Sarana Utama.
“Operasinya tidak ada masalah, tapi kerjasamanya sudah berhenti, tidak bisa dilanjutkan,” ungkapnya di Kota Balikpapan, Senin (14/1/2019) siang.
Ia menjelaskan, Angkasa Pura hanya menyediakan lokasi yang melibatkan PT Sepingan Sarana Utama sebagai operator hotel. Secara hitungan bisnis perhotelan sebenarnya bagus karena sebagai hotel transit tetapi dari pihak PT Sepinggan Sarana Utama memiliki hutang dengan bank.
“Tidak mampu membayar hutang di bank, yang langsung secara otomatis tidak bisa dilanjutkan lagi kerjasamanya,” katanya.
Farid menegaskan, sampai sejauh ini belum ada kepastian untuk keberadaan gedung bekas Hotel Hakaya. Namun hal ini sudah dilaporkan ke pihak pusat yang kemungkinan akan diambil alih, dijadikan lagi sebagai hotel.
“Kami punya anak perusahaan di bidang perhotelan. Mungkin akan dikelola lagi sama Angkasa Pura hotel. Itu nanti tunggu bagaimana keputusannya di pusat sana,” ujarnya.
Penutupan Hotel Hakaya secara resmi berlangsung pada 10 November 2018. Seluruh karyawannya yang berjumlah sekitar 100 orang diberhentikan termasuk General Manager Hotel Hakaya, Widy Ariyanto, sendiri. Kini, Hotel Hakaya tinggal cerita, yang pernah meramaikan industri perhotelan di Balikpapan.
Video Perkenalan Soobin dan Yeonjun TXT, Mana yang Lebih Keren ?
Fakta-fakta Penemuan Black Box CVR Lion Air PK-LQP JT 610, dari Sinyal Hilang hingga Lumpur Disedot
Video Klarifikasi Pembongkaran Makam Karena Beda Pilihan Politik di Pilkades dan Pilpres
“Manajemen internal yang saya tahu belum sempat ada informasi pembicaraan mengenai langkah apa selanjutnya. Apakah akan tetap membuka Hotel Hakaya di tempat yang lain, saya belum ada info. Saya masih tunggu-tunggu saja,” ungkapnya.
Disarankan Gandeng Manajemen Hotel Jaringan
Di tempat terpisah, saat dimintai tanggapannya oleh Tribunkaltim.co, Dosen Wisata dan Perhotelan dari Politeknik Negeri Balikpapan, Yogiana Mulyani, menyatakan, penutupan Hotel Hakaya Balikpapan sangat disayangkan mengingat namanya sudah banyak yang kenal.
“Sangat saya sayangkan ya, ditutup,” ungkapnya.