Sang Anak Ungkap 5 Warisan Kehidupan Eka Tjipta Widjaja, Pendiri Sinarmas Group
anak pendiri Sinarmas Group Eka Tjipta Widjaja, menceritakan bagaimana ayahnya berjuang menjalani bisnis hingga sukses seperti saat ini.
Ia mengungkapkan, ayahnya lebih suka menghabiskan uang untuk berkegiatan sosial.
"Kalau minta uang foya-foya enggak boleh, cukup saja dan kerja keras. Terbukti punya sukses, berdikari dan itu membanggakan. Hidup harus hemat tapi beramal lah sebesar-besarnya," sambungnya.
4. Tidak Gampang Menyerah dan Ulet
Teguh mengingat betul apa yang membuat ayahnya selalu bahagia, yakni membuka lapangan kerja.
Berbisnis telah menjadi makanan sehari-hari Eka Tjipta sejak kecil.
Telah banyak tantangan yang ia temui dalam membesarkan bisnis Sinarmas Group.
"Memilih berbisnis yang menghasilkan barang dan jasa. Berusaha keras jadi nomor 1. Dalam berbisnis ia menemui tantangan, mulai dari perang dunia kedua pemberontakan persemesta, mata uang anjlok, krisis-krisis dulu, sudah biasa. Bapak tidak menyerah," tuturnya.
5. Setia Kawan dan dapat Dipercaya
Teguh berceritakan saat menghadapi krisis dalam perusahaan, Eka Tjipta mau tidak mau harus meminjam sejumlah dana kepada rekan sesama bisnis.
Ia mengatakan, ayahnya selalu menjaga kepercayaan baik karena menyangkut nama baik ke depan.
Baca: Bos Sinar Mas Group Meninggal, Inilah Pewaris Kekayaan Eka Tjipta Senilai Rp 205 Triliun
"Dulu pernah juga gadaikan cincin kawin ibu. Bapak janji kalau kembali akan diganti dengan berapa kilo emas. Pinjam ke bank-bank dan rekan bisnis juga, kepercayaan dan nama baik adalh modal berbisnis," tutur Teguh.
Lebih lanjut ia mengatakan, filosofi hidup sang ayah adalah dari hati ke hati.
Eka Tjipta juga berpesan agar cita-cita dan nilai yang ajarkannya selama hidup harus diterapkan agar bisnis Sinarmas Group makin memberi manfaat.
"Agar Sinarmas terus bersinar, memberi manfaat kepada bangsa dan negara. Itu yang akan selalu kita ingat. Bapak sudah tiada, kami ikhlas dengan penuh kedamaian. Selamat jalan bapak dan beristirahatlah dengan damai," ungkap dia.
Almarhum Eka Tjipta Widjaja menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu, 26 Januari 2019, pukul 19.43 WIB pada usia 98 tahun karena faktor usia dan kesehatan.
Sebelum dimakamkan, jenazah Eka Tjipta disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Pejambon, Jakarta Pusat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/eka-tjipta-widjaja-1.jpg)