Ditanya Pandji Pragiwaksono Pilihan di Pilpres 2019, Gatot Nurmantyo: Anda Sombong Menanyakan itu

Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo akhirnya bicara terbuka tentang pilihan politiknya di Pilpres 2019. Pernyataan terbuka mantan Panglima TNI

Ditanya Pandji Pragiwaksono Pilihan di Pilpres 2019, Gatot Nurmantyo: Anda Sombong Menanyakan itu
youtube/Pandji Pragiwaksono
Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bersama Pandji Pragiwaksono 

Sementara itu, mengenai fotonya yang dipasang di posko Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah, Gatot menyatakan permasalahan tersebut telah selesai.

Dia sudah meminta agar fotonya diturunkan dari baliho.

"Kan sudah selesai kan. Ya sudah," ucap Gatot.

Keluar meninggalkan Istana Merdeka, Gatot memilih bergabung dengan para mantan Kapolri menggunakan mobil golf.

Awalnya Gatot ingin duduk di bagian belakang, namun mantan Kapolri Timur Pradopo dan Bambang Hendarso Danuri meminta Gatot duduk bersama di depan.

"Tidak apa-apa saya masih muda, di belakang saja," kata Gatot.

"Jangan-jangan, kita bertiga saja di tengah," ajak Timur Pradopo.

Akhirnya ketiganya duduk bersama dan tertawa bersama meninggalkan Istana Merdeka.

Pasangan Capres-Cawapres 01 Joko Widodo dan Maruf Amin bersiap melakukan Debat Perdana Capres dan Cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Maruf Amin Selow Tanggapi Irit Bicara hanya 4 Menit, Jokowi 23 Menit saat Debat Perdana Pilpres 2019
Pasangan Capres-Cawapres 01 Joko Widodo dan Maruf Amin bersiap melakukan Debat Perdana Capres dan Cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019). Maruf Amin Selow Tanggapi Irit Bicara hanya 4 Menit, Jokowi 23 Menit saat Debat Perdana Pilpres 2019 (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Usai Subscribersnya Tembus 9 Juta, Tim Youtuber Ria Ricis Minta Berhenti dan Pindah ke Raffi Ahmad

Begini Reaksi Rocky Gerung saat Mahfud MD Berikan Pernyataan Penutup di ILC

Tidak terkait dukungan

Sementara itu Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kehadiran Gatot Nurmantyo di Istana Merdeka tidak terkait dukungan jelang pilpres.

Menurut Hasto, kehadiran Gatot dengan sejumlah mantan purnawirawan TNI/Polri itu banyak berbicara tentang tantangan pertahanan dan keamanan.

Hasto menyatakan, tidak ada pembicaraan terkait politik, apalagi sinyal dukung-mendukung, lantaran agenda Rapat Pimpinan TNI/Polri itu diadakan di lingkungan Istana Kepresidenan.

"Istana negara kan independen, netral. Istana Negara kan bicara soal human interest. Di situ, kami taat asas," ujarnya.

Hasto Kristiyanto saat konferensi pers di posko Tim Kampanye Daerah Jawa Timur
Hasto Kristiyanto saat konferensi pers di posko Tim Kampanye Daerah Jawa Timur (tribun jatim/aqwamit torik)

Diketahui Presiden Jokowi menggelar rapat pimpinan TNI/Polri di Istana Merdeka.

Acara tersebut sekaligus menjadi momentum reuni para mantan Panglima TNI dan Kapolri.

Mantan Panglima TNI yang hadir antara lain, Moeldoko, Endriartono Sutarto, Djoko Suyanto, hingga Gatot Nurmantyo.

Ada pun dua mantan Panglima ABRI, yaitu Try Sutrisno yang juga Wakil Presiden periode 1993-1998 dan Wiranto juga hadir dan duduk di jajaran terdepan bersama Presiden Jokowi.

Mantan Kapolri yang hadir antara lain Badrodin Haiti, Bambang Hendarso Danuri, Timor Pradopo, Da’i Bachtiar, dan Sutanto.

"Ini mungkin rapim pertama yang diadakan di Istana.

Begini Reaksi Rocky Gerung saat Mahfud MD Berikan Pernyataan Penutup di ILC

Curahan Hati Murid SD Korban Pencabulan : Tak Tahu Mengapa Lahirkan Bayi dan Masih Ingin Sekolah

Bukan apa-apa, tapi memang saya ingin rapim ini sekali-kali kita lakukan di sini dan enggak ada salahnya," ujar Presiden mengawali sambutan.

Selepas rapim, Kepala Negara mengajak para mantan Panglima TNI dan Kapolri berbincang santai di Istana Merdeka, Jakarta.

Selama kurang lebih 30 menit Presiden berbincang santai sambil sesekali diselingi suara tawa.

Selain itu, foto bersama juga dilakukan di depan Istana Merdeka.

Hadir juga dalam pertemuan ini Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Tito Karnavian.

Tidak diketahui apa saja yang diobrolin dalam pertemuan itu.

Namun usai pertemuan, Jokowi menyampaikan kepada wartawan soal restrukturisasi di tubuh TNI.

Bentuk konkretnya, Jokowi akan menambahkan 60 ruang jabatan baru untuk perwira tinggi TNI.

Dia juga akan menambah batas usia pensiun dari 53 tahun menjadi 58 tahun untuk Tamtama dan Bintara TNI.

Sementara itu, usai pertemuan, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan obrolan santai dengan para mantan Panglima TNI dan Kapolri itu sebagai bentuk sikap Jokowi untuk menjalin silaturahmi.

"Kita ajak silaturahim, beliau kami hadirkan yang sudah lama tidak ketemu. Dengan Kapolri, mantan Panglima ABRI, Try Sutrisno, Wiranto, dan Kapolri," kata Hadi.

(Tribunkaltim.co/Januar Alamijaya)

Jangan lupa follow Instagram tribunkaltim:

Subscribe channel Youtube newsvideo tribunkaltim:
 
 
Penulis: Januar Alamijaya
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved