1.680 Personel Terlibat Pengamanan Pemilu 2019 di Bulungan dan Tana Tidung

Jumlah kekuatan pengamanan seluruhnya mencapai 1.680 personel. Dengan rincian 368 Polri dan 300 TNI.

1.680 Personel Terlibat Pengamanan Pemilu 2019 di Bulungan dan Tana Tidung
Tribunkaltim.co/ M.Arfan
Personel pengamanan pemilu dari Satuan Brimob di Mapolres Bulungan usai apel gelar pasukan, Jumat (22/3/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kurang dari sebulan pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April akan dilaksanakan. 

Penyelenggara Pemilu 2019 dan institusi keamanan makin merapatkan barisan dalam rangka menciptakan pemilu demokratis yang aman, damai, dan sejuk.

Di skala kabupaten, Bulungan dan Tana Tidung, Jumat (22/3/2019) telah dilaksanakan apel gelar pasukan pengamanan dalam menghadapi pemilu serentak. Dalam apel yang digelar di Mapolrea Bulungan itu turut dihadiri pasukan TNI, Satpol PP, Linmas, Damkar, dan Tim Kesehatan.

Kasus Dugaan Sabu, BNNP Kaltim Belum Pastikan Status 2 PNS Pemkot Samarinda yang Tertangkap 

Tak Ingin Musnahkan Tawas, BNNP Kaltim Cek Dengan Alat Deteksi Narkoba Portable

Ribuan Tamu Hotel di Korea Selatan jadi Korban Skandal Kamera Tersembunyi, Videonya Diperjualbelikan

Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto mengatakan, dalam apel gelar pasukan ini diterjunkan sebanyak 753 personel baik dari unsur TNI/Polri maupun organisasi kemasyarakatan.

Jumlah kekuatan pengamanan seluruhnya mencapai 1.680 personel. Dengan rincian 368 Polri dan 300 TNI. Selebihnya adalah Satpol PP, Linmas, Damkar, dan Tenaga Kesehatan yang juga akan bertugas dalam mengawal dan mengamankan tahapan kampanye rapat umum hingga hari pemungutan suara di TPS dan pascanya.

"Mengingat tanggal 24 Maret sampai 13 April kita melaksanakan pengamanan tahapan kampanye rapat umum. Seluruh personel yang terlibat siap mengamankan Bulungan dan Tana Tidung," kata Kapolres AKPBS Andrias Susanto saat disua usai pelaksanaan apel gelar pasukan.

Personel pengamanan pemilu dari Satuan Brimob di Mapolres Bulungan usai apel gelar pasukan, Jumat (22/3/2019).
Personel pengamanan pemilu dari Satuan Brimob di Mapolres Bulungan usai apel gelar pasukan, Jumat (22/3/2019). (Tribunkaltim.co/ M.Arfan)

Pada H-3, personel sudah akan digeser ke setiap TPS. Selain itu akan personel akan mengawal distribusi logistik pemungutan suara ke Tempat Pemungutan Suara.

"Distribusi logistik dibagi dua. Daerah jauh dilaksanakan H-2. Daerah dekat H-1. Ini akan dilakukan pengawalan oleh anggota Polri," ujarnya.

Adapun daerah-daerah yang sulit dijangkau, distribusi logistik dapat dibantu pengawalan oleh anggota TNI.

Kapolres mengatakan, menjelang hari-H akan didirikan pula posko-posko di tiap desa. Posko tersebut akan diisi oleh anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa. (*) 

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Anjas Pratama
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved