Gambaran Tugas Berat TNI, Para Prajurit Rela Tidur di Atas Pohon Hutan Belantara
Populer di media sosial, foto-foto prajurit, TNI yang tidur di atas pohon. Ini awalnya disebar di media sosial, Facebook, prajurit di hutan belantara.
Tujuan tidur Kalong ialah untuk menghindari gangguan atau serangan dari hewan buas ketika terlelap di dalam hutan.
Sementara dalam caption bertuliskan
"Perjuangan prajurit TNI di hutan Papua, demi tugas negara ia rela tidur di atas pohon. Mereka tidur di atas pohon untuk menghindari binatang buas di hutan belantara. Foto : Agung Prayoga (Grup Facebook Papua) 21 Maret 2019,"
Mungkin kurang tepat.
Para prajurit itu kemungkinan besar sedang mengikuti pendidikan entah Marinir atau Kopaska TNI AL.
Hal ini terlihat ada gambar jangkar di helm dan badge segitiga kuning serta tali besar di badan yang berarti mereka adalah siswa didik kemiliteran.
Pasukan TNI Berjalan Kaki 80 Km Tembus Hutan Belantara di Kalimantan Utara
Pasukan TNI Angkatan Darat atau TNI AD, wilayah Kodam VI Mulawarman, Batalyon Infanteri Raider 613/Raja Alam, yang lebih populer disebut Yonif Raider 613/Raja Alam telah berhasil jelajah wilayah Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.
Area di Krayan itu dikategorikan sebagai tempat perawan yang sama sekali belum dijamah oleh prajurit, patroli mana pun.
Baru tim dari Yonif Raider 613/Raja Alam saja yang mampu menapaki daratan hutan Krayan yang terpencil jauh dari pusat pemerintahan daerah dan perkotaan.
Kondisi yang belantara tanpa ada saluran komunikasi telepon seluler membuat para prajurit Yonif Raider 613/Raja Alam tak kendur, harus mundur dari hutan. Prajurit menjalani tugas ini secara gagah perkasa, tak gentar menembus ganasnya alam liar di Krayan, Kalimantan Utara.
500 MBR di Berau Dapat Sambungan Air Bersih Gratis
4 Alamat Gerai Samsat di Kota Balikpapan, Ada yang Berada di Dalam Mall
Bandara SAMS Balikpapan Beri Atensi Kedatangan Tokoh Politik Jelang Pemilu 2019, Ini Sebabnya
Hal ini diungkapkan oleh Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Kav Dino Martino kepada Tribunkaltim.co melalui press rilis yang dikirim melalui sambungan WhatsApp pada Jumat (1/3/2019) pagi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Tim prajurit, Yonif Raider 613/Raja Alam bagian dari batalyon infanteri Raider di bawah Brigade Infanteri 24/Bulungan Cakti, Kodam VI/Mulawarman. Keberadaan Batalyon ini bermarkas di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Kata Kolonel Kav Dino Martino, belum lama ini, Tim patroli patok perbatasan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 613/Raja Alam akhirnya berhasil menyelesaikan tugas yang cukup berat.
Naik Bus, Kapolda Kaltim Kunjungi Lanud Balikpapan, Ini yang Mereka Bahas
Sinyal Telkomsel Tembus Pedalaman Long Apari, Pedagang Merasa Efektif Efisien