Minggu, 3 Mei 2026

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi masih Rahasiakan Tenaga Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas

Gubernur Kaltim Isran Noor telah menyepakati Badan khsusus yang disebut Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas.

Tayang:
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi 

Begini Respons Mahkamah Konstitusi soal Pernyataan 'People Power' Amien Rais

Siapkan Anggaran Rp 90 Miliar

Gubernur Kaltim Isran Noor belum lama ini mengatakan pihaknya menyiapkan anggaran Rp90 miliar untuk Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) khusus tahun ajaran 2019/2020.

Menurut Isran anggaran tersebut akan dibagi ke dalam dua jenis beasiswa yaitu untuk pembiayaan tuntas dan stimulan

"Tahun ini hanya Rp90 miliar. Rp32 miliar untuk menyelesaikan yang sudah ada yang ke Rusia ada yang ke Australia ada yang di dalam negeri (stimulan). Sedangkan Rp58 miliar lainnya untuk yang beasiswa tuntasnya," kata Isran Noor.

Sementara itu Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menjelaskan nilai anggaran tersebut bisa meningkat tiap tahunnya tergantung kebutuhan BKT.

Menurutnya, Pemprov Kaltim menargetkan BKT ini mampu dinikmati seribu pelajar/mahasiswa terbaik Kaltim selama lima tahun.

"Target kami seribu orang selama 5 tahun dibayarkan tuntas. Artinya beasiswa tuntas itu ditargetkan 200 orang per tahun. Kalau benar-benar di manage berarti Pemprov membangun seribu Sumber Daya Manusia dalam lima tahun," ungkap Hadi Mulyadi di kantor Gubernur Kaltim Jl Gajah Mada Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (2/4/2019).

Meskipun bertajuk beasiswa Tuntas, pihaknya tetap memberikan alokasi untuk penerima beasiswa stimulan.

BACA JUGA:

Dianggarkan Rp90 Miliar, Ini Target Beasiswa Kaltim Tuntas

Beasiswa Kaltim Tuntas Akan Dikelola Badan Khusus

Beasiswa Kaltim Tuntas segera Terwujud, Begini Tanggapan Ketua PGRI

Khusus yang stimulan, Pemprov memprioritaskan melanjutkan pembiayaan penerima Beasiswa sebelumnya (Kaltim Cemerlang) yang sempat tertunda dengan berbagai alasan.

Penerima beasiswa Kaltim Cemerlang yang tertunda ummnya masih menjalani pendidikan di luar negeri, seperti di China dan Australia.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved