Rabu, 29 April 2026

Menristek Dikti Sebut 749 Start Up Indonesia Berhasil Masuk Industri

Mereka merupakan binaan Kemristek dan Dikti yang masing-masing mendapat dana hibah Rp 250 juta hingga Rp 500 juta.

selular.id
Ilustrasi - Unicorn start up di Indonesia 

Setiap tahun ada enam hingga delapan PPBT milik mahasiswa yang diterima. Bahkan, sejak tahun 2017, atas arahan Kemristek dan Dikti, Skystar Ventures juga menerima PPBT dari masyarakat sekitar. Akan tetapi, 30 persen dari mereka umumnya tidak mampu melanjutkan ke langkah lebih lanjut.

”Setelah ditelaah, ide pembuat PPBT ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pilihannya ada tiga, menyesuaikan produk agar sesuai kebutuhan masyarakat, menciptakan produk baru, atau mengganti pangsa pasar maupun target pengguna produk. Tidak semua PPBT mampu melakukannya dan menyerah di tengah jalan,” ucap Yovita.

Temu akbar

Dalam acara tersebut, Nasir juga mengumumkan Indonesia Startup Summit, yaitu temu akbar 5.000 PPBT, yang diadakan di Jakarta Expo Kemayoran pada 10 April.

Selain dunia industri, pemerintah juga akan mengundang para duta besar dari negara-negara sahabat agar bisa membangun relasi dengan PPBT Indonesia.

Beberapa produk unggulan yang ditawarkan adalah kapal pelat datar oleh PT Juragan Kapal Indonesia yang lebih murah, cepat dibuat, dan tahan lama dibandingkan kapal lain. Ada pula tempe buatan PT Djava Sukses Abadi yang memenuhi persyaratan ekspor ke luar negeri seperti Jepang dan Korea Selatan.

[LARASWATI ARIADNE ANWAR]

Artikel ini telah tayang di Kompas.id dengan judul "Kemenristek dan Dikti: 749 Usaha Rintisan Masuk Industri"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved