Breaking News

BREAKING NEWS - Demo Tolak Pabrik Semen Kembali Digelar di Depan Kantor Gubernur Kaltim

Demo penolakan pabrik semen di kawasan Karst Sangkulirang - Mangalihat yang berada di wilayah Kutai Timur dan Berau Kalimantan Timur kembali digelar

BREAKING NEWS - Demo Tolak Pabrik Semen Kembali Digelar di Depan Kantor Gubernur Kaltim
tribunkaltim.co/christoper desmawangga
Demo tolak pabrik semen, massa mengawali dengan Shalat Dhuhur Berjamaah, Senin (8/4/2019) 

"Kalau dari surat yang diproses di Polresta itu jumlahnya minimal 500 orang. Kami berharap tidak lebih lah, karena akan mengganggu aktivitas kendaraan umum. Tapi kami pada dasarnya welcome saja dan siap menerima mahasiswa," ungkap Gede Yusa kepada Tribunkaltim.co di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (5/4/2019).

Keamanan dan Ketertiban di sekitar kantor Pemprov Kaltim memang menjadi tanggung jawab Satpol PP Kaltim. Gede tidak ingin aksi anarkis mahasiswa seperti sebelumnya terulang lagi pada demonstrasi selanjutnya.

Gede Yusa menegaskan pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi dengan mengedepankan persuasif.

"Kami sudah koordinasi dengan Korem 091/ASN dan Polresta Samarinda. Yang jelas kami ikut sesuai Undang-Undang penyampaian pendapat di muka umum, jika di kantor pemerintahan maka jaraknya 100 meter di luar pagar. Kami sudah ingatkan agar tidak ada yang merusak fasilitas negara," tuturnya.

Gede mengatakan sudah menghubungi korlap demonstrasi agar pelaksanaan unjuk rasa tidak ricuh. Ia menyarankan agar para demonstran meniru aksk Kamisam yang kerap dilaksanakan di depan kantor Gubernur Kaltim.

"Di pergub juga diatur bahwa demonstrasi minimal dilakukan di kawasan dermaga depam kantor Gubernur Kaltim agar tidak mengganggu lalu lintas umum. Intinya belajar dari aksi Kamisan Mereka rutin menggelar aksi dan sejauh ini selalu tertib," ucap Gede.

Ia berjanji Satpol PP akan memberikan pengamanan ekstra kepada OPD di lingkup Pemprov selama berjalannya aksi demonstrasi.

"OPD sudah menyampaikan ke kami meminta agar semua mendapat pengamanan yang sama. Kami sudah sesuai SOP tetap kita mengedepankan dialog persuasif. Kalau memang membuka diskusi, ya kami siap mengawal perwakilan OPD dan mahasiswa," ujarnya.

Aksi penolakan dibangunnya pabrik semen di Kaltim oleh berbagai elemen masyarakat beberapa waktu lalu di depan Kantor Gubernur Kaltim
Aksi penolakan dibangunnya pabrik semen di Kaltim oleh berbagai elemen masyarakat beberapa waktu lalu di depan Kantor Gubernur Kaltim (tribunkaltim.co/anjas pratama)

Permintaan Maaf 

Akhir Maret lalu, demonstrasi penolakan pabrik semen di depan kantor Gubernur Kaltim juga berlangsung ricuh usai mahasiswa terlibat adu fisik dengan kepolisian, tepatnya Senin(25/3/2019).

Halaman
1234
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved