Berita Video
VIDEO - Sidak BKPP Kutai Timur, 60 Pegawai Sekretariat DPRD Kutim Absen Tanpa Keterangan
Untuk meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan PNS maupun TK2D di lingkungan Pemkab Kutai Timur, Selasa (16/4), BKPP Kutim
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Untuk meningkatkan partisipasi pemilih di kalangan PNS maupun TK2D di lingkungan Pemkab Kutai Timur, Selasa (16/4), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan atau BKPP Kutai Timur bergerak meninjau ke seluruh OPD.
Rombongan sidak terbagi empat tim.
Satu tim dipimpin Wabup Kasmidi Bulang, satu tim dipimpin Sekda Irawansyah dan tim lainnya dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Asisten Ekonomi Pembangunan.
Di setiap OPD tim melakukan pemeriksaan presensi.
Bahkan tak sedikit yang melakukan absen ulang secara acak.
Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang mendapat bagian di Setkab Kutim, Badan Litbang, Sekretariat DPRD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Pendidikan.
Para pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan, diminta menghadap ke ruang Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang.
Pasalnya, di Sekretariat DPRD Kutim, dari 400 pegawai yang tercatat, ada 60 pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan.
"Mereka yang tidak hadir, suruh menghadap saya dulu hari Kamis. Kalau tidak, gajinya dipending, sampai menghadap saya," kata Kasmidi.
Sidak ini, menurutnya agar para pegawai tetap berada di Sangatta saat pencoblosan.
Karena sangat penting untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
"Kita malu sebagai kabupaten dengan jumlah pemilih yang lumayan banyak, tapi partisipasinya sangat minim sekali.
Hanya sekitar 40-50 persen.
Jadi, saya mengimbau agar semua ikut mencoblos saat Pemilu besok. Mari gunakan hak pilih kita dengan baik," kata Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang.
Lihat videonya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sidak-bkpp-kutim-jelang-hari-h-pemungutan-suara.jpg)